DWJ Manajement - PORTAL

Angkasa Pura Angkat Anak Karni Ilyas Jadi Komisaris

Oleh: DWJ-Manajement 21 Sep 2026
Angkasa Pura Angkat Anak Karni Ilyas Jadi Komisaris

Angkasa Pura Tunjuk Anak Karni Ilyas Jadi Komisaris, Simak Detail Restrukturisasi InJourney Airports Indonesia

Perubahan susunan pengurus di tubuh InJourney Airports Indonesia menandai babak baru pengelolaan infrastruktur penerbangan nasional.

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), atau yang kini dikenal secara luas sebagai InJourney Airports Indonesia, secara resmi mengumumkan adanya perubahan dalam susunan pengurus perusahaan. Langkah restrukturisasi ini mencuri perhatian publik setelah munculnya nama anak dari jurnalis senior dan tokoh media terkemuka, Karni Ilyas, yang masuk ke dalam jajaran komisaris perusahaan pelat merah tersebut.

Perubahan manajemen ini merupakan bagian dari upaya strategis perusahaan dalam memperkuat tata kelola dan mempercepat transformasi bisnis di bawah naungan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, InJourney. Sebagai entitas yang mengelola mayoritas bandara di Indonesia, setiap pergeseran dalam struktur kepemimpinan InJourney Airports Indonesia selalu menjadi sorotan tajam para pelaku pasar dan pengamat kebijakan publik.

Transformasi Besar InJourney Airports Indonesia

Langkah pengangkatan komisaris baru ini tidak lepas dari proses konsolidasi besar-besaran yang tengah dilakukan oleh PT Angkasa Pura. Pasca merger antara Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II, perusahaan kini bertransformasi menjadi satu kekuatan tunggal yang mengelola seluruh bandara di Indonesia di bawah bendera InJourney Airports Indonesia. Transformasi ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi operasional, standarisasi layanan, serta optimalisasi pendapatan non-aeronautika di seluruh titik bandara.

Dengan struktur organisasi yang baru, InJourney Airports Indonesia diharapkan mampu menghadapi tantangan global di sektor penerbangan yang terus berkembang pasca-pandemi. Penunjukan jajaran pengurus baru, termasuk masuknya sosok dari keluarga Karni Ilyas, dinilai sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk membawa perspektif baru dalam pengawasan dan pengembangan strategi bisnis ke depan.

Beberapa poin utama dalam restrukturisasi ini meliputi:

Penguatan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Penyelarasan visi antara manajemen operasional bandara dengan target jangka panjang Holding InJourney.

Optimalisasi peran komisaris dalam mendukung akselerasi digitalisasi layanan bandara di seluruh Indonesia.

Peningkatan transparansi dalam pengelolaan aset-aset strategis negara di sektor aviasi.