DWJ Manajement - PORTAL

Bahlil Buka Suara soal Ekspor Nikel RI Tersendat Akibat LTJ

Oleh: DWJ-Manajement 03 Aug 2026
Bahlil Buka Suara soal Ekspor Nikel RI Tersendat Akibat LTJ

```html

Ekspor Nikel RI Terhambat Temuan Logam Tanah Jarang, Bahlil Lahadalia Ungkap Solusi Strategis Pemerintah

JAKARTA - Arus ekspor nikel Indonesia, yang selama ini menjadi tulang punggung hilirisasi industri nasional, kini menghadapi tantangan teknis baru. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa adanya kandungan Logam Tanah Jarang (LTJ) dalam bijih nikel menjadi salah satu faktor penyebab tersendatnya proses ekspor komoditas strategis tersebut.

Persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah mengingat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik (EV) global. Gangguan pada aliran ekspor nikel berpotensi mengganggu stabilitas industri pengolahan di dalam negeri maupun kepercayaan investor internasional terhadap kepastian suplai bahan baku.

Misteri Logam Tanah Jarang dalam Bijih Nikel

Dalam keterangannya, Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa temuan kandungan Logam Tanah Jarang (LTJ) dalam deposit nikel di Indonesia menciptakan kompleksitas baru dalam proses pemurnian atau smelting. LTJ bukan sekadar pengotor, melainkan elemen yang membutuhkan teknologi khusus untuk dipisahkan agar tidak mengganggu kualitas produk akhir nikel.

Selama ini, proses pengolahan nikel difokuskan pada produksi feronikel atau nikel matte untuk kebutuhan baja tahan karat dan komponen baterai. Namun, kehadiran LTJ yang menyertai bijih nikel tersebut menuntut standar pemrosesan yang lebih tinggi. Jika tidak ditangani dengan teknologi yang tepat, kehadiran LTJ dapat menurunkan spesifikasi produk nikel yang dihasilkan, sehingga sulit memenuhi standar pasar internasional.

Bahlil menekankan bahwa hambatan ini bersifat teknis namun memiliki dampak ekonomi yang signifikan. "Kita sedang mengidentifikasi sejauh mana pengaruh kandungan ini terhadap efisiensi produksi di smelter-smelter kita. Pemerintah tidak ingin hambatan teknis seperti ini menjadi batu sandungan bagi ambisi hilirisasi kita," ungkapnya dalam sebuah kesempatan di Jakarta.

Dampak Terhadap Ekosistem Hilirisasi dan Baterai Kendaraan Listrik

Tersendatnya ekspor nikel akibat kendala LTJ ini membawa dampak berantai (multiplier effect) terhadap sektor lain. Beberapa poin krusial yang terdampak antara lain: