DWJ Manajement - PORTAL

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Bandara Juanda

Oleh: DWJ-Manajement 05 Aug 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Bandara Juanda

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Bandara Juanda, Modus Canggih Terendus Petugas

Upaya preventif petugas di gerbang internasional Surabaya berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba yang mencoba masuk melalui jalur udara.

SURABAYA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah Indonesia. Dalam operasi pengawasan terbaru, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kewaspadaan tinggi petugas di pintu masuk utama gerbang internasional Jawa Timur.

Operasi ini bermula dari kecurigaan petugas saat melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang maupun kargo yang masuk melalui area bandara. Melalui kombinasi antara pengamatan intelijen dan pemanfaatan teknologi pemindaian canggih, petugas berhasil mengidentifikasi adanya anomali pada salah satu paket yang mencurigakan.

Kronologi Penemuan dan Deteksi Dini

Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui serangkaian prosedur pengawasan yang ketat dan berlapis. Petugas Bea Cukai di Bandara Juanda secara konsisten menerapkan sistem manajemen risiko untuk memetakan potensi ancaman yang masuk melalui jalur udara.

Menurut informasi yang dihimpun, petugas awalnya mencurigai adanya pola perjalanan atau karakteristik barang yang tidak sesuai dengan profil penumpang pada umumnya. Saat dilakukan pemeriksaan fisik menggunakan mesin X-Ray, petugas menemukan adanya benda padat dengan kerapatan yang tidak wajar di dalam sebuah kemasan tersembunyi.

Berikut adalah tahapan yang dilakukan petugas saat proses deteksi berlangsung:

Pemantauan Profiling: Petugas melakukan analisis terhadap data manifest penumpang dan barang kiriman secara real-time.

Pemindaian X-Ray: Penggunaan teknologi X-Ray canggih untuk melihat struktur internal barang tanpa harus membongkar kemasan secara kasar.

Pemeriksaan Fisik (Physical Inspection): Setelah ditemukan anomali pada hasil scan, petugas melakukan pembongkaran kemasan secara teliti untuk memastikan jenis barang.

Uji Laboratorium Awal: Penggunaan alat deteksi cepat untuk memastikan bahwa zat tersebut merupakan golongan narkotika.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, petugas akhirnya menemukan paket berisi narkotika yang telah disembunyikan dengan sangat rapi di dalam kompartemen palsu. Modus penyembunyian ini dilakukan untuk mengelabui petugas agar barang haram tersebut tidak terdeteksi dalam pemeriksaan standar.