BI Proyeksi Defisit Transaksi Berjalan 2026 di Level 1,6-2,4 Persen terhadap PDB
Bank Indonesia memantau pergerakan neraca pembayaran guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Bank Indonesia (BI) memberikan proyeksi mengenai kondisi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) untuk tahun 2026. Berdasarkan estimasi terbaru, BI memperkirakan angka defisit tersebut akan bergerak pada kisaran 1,6 hingga 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Proyeksi Stabilitas Neraca Pembayaran
Angka proyeksi ini menjadi indikator krusial dalam melihat kesehatan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah. BI terus memantau berbagai variabel ekonomi untuk memastikan defisit tetap berada dalam batas yang aman.
Pemantauan intensif dilakukan untuk mengantisipasi fluktuasi yang mungkin terjadi akibat ketidakpastian pasar keuangan global. Hal ini bertujuan agar stabilitas nilai tukar Rupiah tetap terjaga dengan baik.
Faktor-Faktor Penentu Defisit