DWJ Manajement - PORTAL

BSI (BRIS) Mau Rights Issue, Terbitkan 6,8 Miliar Saham

Oleh: DWJ-Manajement • 30 Sep 2026
BSI (BRIS) Mau Rights Issue, Terbitkan 6,8 Miliar Saham

Perkuat Struktur Permodalan, BSI (BRIS) Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham Baru

Langkah strategis ini bertujuan untuk mendukung ekspansi bisnis dan memperkokoh posisi Bank Syariah Indonesia di kancah nasional maupun global.

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), yang merupakan bank syariah terbesar di tanah air, kembali bersiap melakukan langkah besar untuk memperkuat fondasi finansialnya. Emiten perbankan syariah milik negara ini berencana untuk menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal melalui mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue tahap kedua.

Dalam rencana aksi korporasi tersebut, BSI dijadwalkan akan menerbitkan sebanyak 6,8 miliar saham baru. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang manajemen untuk mempertebal bantalan modal (capital buffer) guna mendukung pertumbuhan bisnis yang agresif serta memperkuat struktur permodalan perusahaan di tengah dinamika ekonomi global yang fluktuatif.

Rencana Strategis Penguatan Modal BRIS

Rencana rights issue ini bukan sekadar langkah administratif, melainkan sinyal kuat dari manajemen BSI bahwa mereka tengah mempersiapkan diri untuk fase ekspansi yang lebih luas. Dengan menerbitkan 6,8 miliar lembar saham, BSI berupaya meningkatkan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio atau CAR) yang menjadi salah satu indikator kesehatan bank.

Modal yang lebih kuat akan memberikan fleksibilitas bagi bank untuk menyalurkan kredit atau pembiayaan dalam skala yang lebih besar. Mengingat pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia yang terus menunjukkan tren positif, kebutuhan akan dukungan modal yang mumpuni menjadi sangat krusial agar BSI dapat menangkap peluang pasar yang ada tanpa terbentur batasan regulasi permodalan.

Sejumlah analis pasar modal menilai bahwa langkah ini merupakan langkah yang tepat waktu. Pasca merger besar-besaran yang membentuk BSI, fokus perusahaan kini beralih pada optimalisasi skala ekonomi dan penguatan penetrasi pasar. Rights issue tahap kedua ini menjadi kepingan penting dalam menyusun strategi pertumbuhan berkelanjutan tersebut.

Tujuan Utama Penggunaan Dana Rights Issue

Manajemen BSI telah memberikan sinyal terkait arah penggunaan dana yang akan dihimpun dari hasil rights issue ini. Secara garis besar, dana tersebut akan dialokasikan untuk beberapa sektor fundamental, antara lain: