DWJ Manajement - PORTAL

Demi Lawan Dolar AS, Won Korea Diperdagangkan 24 Jam Mulai Hari Ini

Oleh: DWJ-Manajement 06 Jul 2026
Demi Lawan Dolar AS, Won Korea Diperdagangkan 24 Jam Mulai Hari Ini

Perkuat Pertahanan Mata Uang, Korea Selatan Resmi Berlakukan Perdagangan Won-Dolar 24 Jam

Dalam langkah strategis yang bertujuan untuk memperkuat stabilitas moneter nasional dan menghadapi volatilitas pasar global, Pemerintah Korea Selatan secara resmi mengumumkan pemberlakuan sistem perdagangan mata uang Won terhadap Dolar AS selama 24 jam penuh. Keputusan krusial ini diambil sebagai respons langsung terhadap dominasi serta penguatan nilai tukar Dolar AS (Greenback) yang terus memberikan tekanan signifikan terhadap mata uang negara-negara Asia, termasuk Won Korea.

Kebijakan ini menandai babak baru dalam manajemen pasar valuta asing di Seoul. Jika sebelumnya perdagangan mata uang dibatasi oleh jam operasional pasar domestik yang konvensional, kini para pelaku pasar, investor, dan lembaga keuangan dapat melakukan transaksi secara kontinu tanpa hambatan waktu. Langkah ini diharapkan dapat memberikan respons yang lebih cepat terhadap dinamika ekonomi global yang sering kali terjadi di luar jam kerja lokal Korea Selatan.

Upaya Melawan Dominasi Dolar AS yang Terus Menguat

Latar belakang utama dari kebijakan radikal ini adalah fenomena "King Dollar" yang telah lama menghantui pasar keuangan negara-negara berkembang dan negara maju di Asia. Kebijakan moneter agresif yang diambil oleh Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat telah menyebabkan aliran modal keluar dari pasar negara berkembang menuju aset-aset berbasis Dolar, yang pada gilirannya memicu depresiasi nilai tukar mata uang lokal secara tajam.

Bagi Korea Selatan, volatilitas nilai tukar Won bukan sekadar angka di layar monitor, melainkan faktor penentu stabilitas ekonomi makro. Sebagai negara dengan ekonomi yang sangat bergantung pada ekspor, fluktuasi nilai tukar yang tidak terduga dapat mengganggu perencanaan keuangan korporasi, meningkatkan biaya impor bahan baku, dan pada akhirnya memicu inflasi domestik yang tidak terkendali.

Tekanan Inflasi dan Ketidakpastian Global

Ketidakpastian geopolitik di berbagai belahan dunia serta kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat menciptakan lingkungan pasar yang sangat tidak menentu. Ketika ketidakpastian meningkat, investor cenderung melakukan "flight to quality" dengan memindahkan aset mereka ke Dolar AS yang dianggap sebagai aset aman (safe haven). Kondisi inilah yang membuat Won Korea rentan mengalami tekanan jual yang masif pada jam-jam tertentu, terutama saat pasar Amerika sedang aktif namun pasar Korea sedang tutup.

Mekanisme Perdagangan 24 Jam: Meningkatkan Likuiditas dan Efisiensi

Dengan diberlakukannya perdagangan 24 jam, Pemerintah Korea Selatan berupaya menciptakan ekosistem pasar yang lebih cair dan efisien. Salah satu masalah utama dalam perdagangan mata uang tradisional adalah adanya "gap" atau celah harga yang signifikan antara penutupan pasar domestik dan pembukaan pasar keesokan harinya. Celah ini sering kali menjadi sumber risiko besar bagi para pelaku industri.