DWJ Manajement - PORTAL

Emiten Makanan Bayi RI Ini Diakuisisi, Punya Pengendali Baru

Oleh: DWJ-Manajement 21 Aug 2026
Emiten Makanan Bayi RI Ini Diakuisisi, Punya Pengendali Baru

```html

Gebrakan Baru Industri Makanan Bayi: Saiko Consultancy Resmi Akuisisi Saham Mayoritas PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ)

JAKARTA - Peta kepemilikan saham di sektor konsumsi, khususnya industri nutrisi bayi, mengalami perubahan signifikan. PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ), salah satu emiten yang fokus pada penyediaan produk makanan bayi di Indonesia, secara resmi mengumumkan adanya pergantian pengendali baru menyusul aksi korporasi akuisisi skala besar.

Dalam keterbukaan informasi terbaru, perusahaan menyatakan bahwa Saiko Consultancy Pte Ltd telah berhasil mengakuisisi sebanyak 750 juta lembar saham milik Asia Intrainvesta. Langkah ini menandai babak baru bagi perjalanan bisnis NAYZ di bawah kendali pemegang saham yang berbeda.

Detail Transaksi dan Perubahan Struktur Kepemilikan

Transaksi akuisisi ini melibatkan perpindahan kepemilikan saham dalam jumlah yang cukup masif. Asia Intrainvesta, yang sebelumnya memegang porsi signifikan dalam struktur permodalan NAYZ, telah melepas kepemilikannya kepada Saiko Consultancy Pte Ltd. Jumlah 750 juta saham yang berpindah tangan ini dipastikan akan mengubah profil risiko dan arah strategis perusahaan ke depannya.

Secara teknis, masuknya Saiko Consultancy Pte Ltd sebagai pemegang saham baru memberikan sinyal kuat mengenai minat investor global terhadap sektor kebutuhan pokok (essential goods) di Indonesia. Meskipun detail mengenai nilai transaksi per lembar saham belum diungkapkan secara mendalam dalam pengumuman awal, pasar telah menangkap sinyal bahwa ini adalah langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan emiten.

Berikut adalah poin-poin utama terkait perubahan struktur tersebut:

Emiten Terkait: PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (Kode Saham: NAYZ).

Pihak Pengakuisisi: Saiko Consultancy Pte Ltd.

Pihak Penjual: Asia Intrainvesta.

Jumlah Saham: 750.000.000 lembar saham.