DWJ Manajement - PORTAL

FOTO: Lansia di Pemukiman Kumuh Seoul Berjuang Hadapi Gelombang Panas

Oleh: DWJ-Manajement 05 Aug 2026
FOTO: Lansia di Pemukiman Kumuh Seoul Berjuang Hadapi Gelombang Panas

Sisi Gelap Seoul: Lansia di Pemukiman Kumuh Bertaruh Nyawa di Tengah Gelombang Panas Ekstrem

Ketimpangan akses terhadap fasilitas pendingin ruangan dan infrastruktur kesehatan memperburuk kerentanan warga lanjut usia di wilayah padat penduduk Seoul.

Seoul, Korea Selatan, selama ini dikenal sebagai kota metropolis yang futuristik, penuh dengan teknologi canggih, dan kemewahan yang terpampang nyata di setiap sudut jalanannya. Namun, di balik gemerlap lampu neon dan gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, tersimpan sebuah realitas pahit yang kini kian memburuk akibat perubahan iklim global.

Gelombang panas yang sedang melanda Semenanjung Korea telah menyingkap wajah asli ketimpangan sosial di ibu kota tersebut. Di wilayah tenggara dan barat daya Seoul, tepatnya di kawasan pemukiman kumuh yang padat, para lansia tengah berjuang dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Bagi mereka, cuaca panas bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan ancaman nyata terhadap nyawa.

Krisis Kemanusiaan di Tengah Cuaca Ekstrem

Laporan terbaru menunjukkan bahwa kelompok lansia menjadi penyintas yang paling terdampak oleh suhu ekstrem yang menyengat di Seoul. Wilayah tenggara dan barat daya, yang secara historis merupakan kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi dan infrastruktur yang kurang memadai, menjadi titik panas paling kritis.

Di pemukiman kumuh ini, rumah-rumah dibangun dengan sangat rapat, sering kali berupa bangunan semi-permanen atau unit kecil yang minim ventilasi. Kondisi ini menciptakan fenomena "pulau panas perkotaan" (urban heat island) yang sangat intens. Tanpa sirkulasi udara yang baik, panas yang terjebak di dalam ruangan dapat mencapai level yang sangat membahayakan tubuh manusia, terutama bagi mereka yang memiliki sistem regulasi suhu tubuh yang sudah menurun akibat usia.

Banyak dari lansia di kawasan ini hidup dalam kemiskinan struktural. Mereka tidak memiliki kemampuan finansial untuk memasang atau menyalakan perangkat pendingin udara (AC) secara terus-menerus. Biaya listrik yang melonjak akibat penggunaan alat elektronik di musim panas menjadi beban yang tak tertanggungkan bagi mereka yang hidup dengan uang pensiun minimal atau tanpa pendapatan tetap.

Dampak Kesehatan yang Mengintai Kelompok Rentan

Secara medis, paparan panas ekstrem pada lansia dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan serius. Tubuh manusia yang sudah menua cenderung memiliki kemampuan yang lebih rendah untuk merespons perubahan suhu secara cepat. Beberapa risiko kesehatan utama yang dihadapi oleh para lansia di pemukiman kumuh Seoul meliputi: