DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Gaspol, 9 Hari Perdagangan Beruntun Parkir di Zona Hijau

Oleh: DWJ-Manajement 21 Jul 2026
IHSG Gaspol, 9 Hari Perdagangan Beruntun Parkir di Zona Hijau

IHSG Tancap Gas: Cetak Rekor 9 Hari Beruntun di Zona Hijau, Didorong Pengesahan RUU PFII

Pasar Modal Indonesia Menunjukkan Momentum Bullish yang Kuat di Tengah Kepastian Regulasi Baru

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan performa yang luar biasa di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Pada perdagangan Senin, 21 Juli 2026, indeks saham utama Indonesia ini berhasil mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 1,74 persen, ditutup menguat ke level 6.340,02. Kenaikan ini bukan sekadar angka biasa, melainkan bagian dari tren positif yang sangat langka di pasar modal tanah air.

Yang menarik perhatian para pelaku pasar adalah konsistensi pergerakan indeks. Tercatat, IHSG telah berhasil mencatatkan tren positif atau "parkir di zona hijau" selama sembilan hari perdagangan berturut-turut. Fenomena ini menunjukkan adanya aliran dana masuk yang masif serta kepercayaan investor yang kembali pulih secara signifikan terhadap prospek ekonomi nasional.

Sentimen Utama: Pengesahan RUU PFII Jadi Katalisator Utama

Akselerasi kenaikan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini tidak terlepas dari kabar fundamental yang datang dari ranah legislatif. Pengesahan Rancangan Undang-Undang Pengembangan Finansial dan Investasi Inklusif (RUU PFII) menjadi bahan bakar utama yang memicu euforia di lantai bursa. Langkah pemerintah dan DPR dalam mengesahkan regulasi ini dianggap sebagai sinyal kuat mengenai komitmen negara dalam menciptakan kepastian hukum bagi para investor.

Para analis menilai bahwa RUU PFII akan memberikan kerangka kerja yang lebih transparan dan aman bagi aliran modal, baik domestik maupun asing. Dengan adanya aturan yang lebih jelas mengenai perlindungan investasi dan kemudahan akses pendanaan, risiko ketidakpastian yang selama ini membayangi pasar modal dapat diminimalisir secara bertahap.

Kepastian regulasi ini memberikan "angin segar" bagi investor institusi yang cenderung sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan pemerintah. Dengan disahkannya undang-undang tersebut, ekspektasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang menjadi lebih terukur, yang pada akhirnya mendorong keputusan beli secara masif di berbagai sektor unggulan.

Sektor Utilitas dan Properti Menjadi Motor Penggerak Rally

Kenaikan IHSG yang mencapai 1,74 persen ini tidak terjadi secara merata di seluruh lini, namun didominasi oleh performa gemilang dari beberapa sektor kunci. Sektor utilitas dan sektor properti tercatat sebagai kontributor terbesar yang mendorong indeks melaju kencang ke level 6.340,02.

Berikut adalah rincian mengenai performa sektor-sektor yang memimpin penguatan hari ini: