Indonesia Siapkan Penerbitan Sukuk Global Senilai US$3 Miliar Menjelang Akhir 2026
Pemerintah berencana memperkuat ketahanan fiskal melalui instrumen syariah berbasis dolar AS.
Strategi Pembiayaan Berbasis Syariah
Pemerintah Indonesia tengah menyusun rencana besar untuk menerbitkan surat berharga syariah atau sukuk dalam denominasi dolar Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pengelolaan utang negara yang terukur dan berkelanjutan.
Penerbitan sukuk global ini ditargetkan akan rampung menjelang akhir tahun 2026. Nilai yang akan dihimpun dari pasar internasional diproyeksikan mencapai angka fantastis, yakni sebesar US$3 miliar.
Tujuan dan Target Investor Global
Penggunaan denominasi dolar AS bertujuan untuk menarik minat investor global, terutama dari kalangan pemegang aset syariah internasional. Hal ini juga dimaksudkan untuk menjaga diversifikasi profil jatuh tempo utang luar negeri pemerintah.