DWJ Manajement - PORTAL

Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

Oleh: DWJ-Manajement • 01 Oct 2026
Investor Kakap Borong Saham Lucy In The Sky (LUCY), Rogoh Kocek Segini

```html

Investor Kakap Borong Saham LUCY, HP Capital Resources Tingkatkan Kepemilikan Jadi 12,83 Persen

Melalui aksi beli agresif sebanyak 189 juta lembar saham, HP Capital Resources menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap prospek PT Lima Dua Lima Tiga Tbk.

Pasar modal Indonesia kembali dikejutkan dengan langkah strategis yang dilakukan oleh salah satu pemain besar di dunia investasi. Emiten PT Lima Dua Lima Tiga Tbk, yang tercatat dengan kode saham LUCY, mendadak menjadi pusat perhatian setelah dilaporkan adanya aksi akumulasi saham secara masif oleh investor kakap, HP Capital Resources.

Langkah ini tidak hanya sekadar transaksi biasa, melainkan sebuah sinyal kuat mengenai kepercayaan institusi besar terhadap fundamental maupun prospek pertumbuhan perusahaan di masa mendatang. Dalam keterbukaan informasi terbaru, tercatat bahwa HP Capital Resources telah melakukan pembelian dalam jumlah yang sangat signifikan, yang secara langsung mengubah peta kepemilikan saham di dalam emiten tersebut.

Detail Transaksi Agresif HP Capital Resources

Aksi borong saham ini dilakukan melalui mekanisme perdagangan yang menambah jumlah kepemilikan HP Capital Resources secara drastis. Berdasarkan data yang dihimpun, pihak investor tidak ragu untuk mengeluarkan dana dalam jumlah besar demi mengamankan posisi mereka di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk.

Berikut adalah rincian utama dari transaksi yang dilakukan oleh HP Capital Resources terhadap saham LUCY:

Jumlah Saham yang Dibeli: 189.000.000 (189 juta) lembar saham.

Harga Perolehan: Rp315 per lembar saham.

Persentase Kepemilikan Baru: 12,83% dari total saham beredar.

Dengan harga perolehan di level Rp315 per saham, HP Capital Resources diperkirakan telah merogoh kocek hingga puluhan miliar rupiah untuk menuntaskan transaksi ini. Angka ini menjadi menarik perhatian para pelaku pasar karena menunjukkan adanya keyakinan bahwa harga tersebut masih memiliki ruang pertumbuhan (upside potential) yang cukup lebar di masa depan.