DWJ Manajement - PORTAL

LRT Jakarta Rp 12,1 T Hampir Rampung, Beroperasi Bulan Ini

Oleh: DWJ-Manajement 13 Aug 2026
LRT Jakarta Rp 12,1 T Hampir Rampung, Beroperasi Bulan Ini

Siap Tempur, LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Capai 97,99 Persen, Beroperasi Bulan Ini

JAKARTA - Kabar gembira bagi masyarakat Jakarta, khususnya bagi para komuter yang sehari-hari melintasi jalur Kelapa Gading hingga kawasan pusat transportasi Manggarai. Proyek pengembangan infrastruktur transportasi massal, Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan konfirmasi resmi mengenai perkembangan proyek ambisius ini. Dalam keterangannya terbaru, ia menyebutkan bahwa progres pembangunan fisik dan sistem operasional LRT Jakarta rute baru ini telah menyentuh angka 97,99 persen. Dengan progres yang sudah hampir mencapai angka sempurna tersebut, layanan kereta ringan ini ditargetkan akan mulai beroperasi secara komersial pada bulan ini.

Pembangunan ini bukan sekadar proyek rutin, melainkan sebuah investasi strategis pemerintah daerah untuk menjawab tantangan kemacetan yang kian pelik di ibu kota. Dengan nilai investasi yang mencapai Rp 12,1 triliun, proyek ini diharapkan menjadi tulang punggung baru dalam sistem transportasi terintegrasi di Jakarta.

Progres Mendekati Garis Finish: Menanti Operasionalisasi Penuh

Pencapaian angka 97,99 persen menunjukkan bahwa sebagian besar pekerjaan konstruksi berat, pemasangan rel, hingga pembangunan stasiun telah selesai dilakukan. Fokus utama saat ini adalah pada tahap penyelesaian akhir (finishing) dan uji coba sistem (commissioning test) guna memastikan seluruh aspek keamanan dan kenyamanan penumpang terpenuhi sebelum layanan dibuka untuk umum.

Pramono Anung menekankan bahwa ketelitian dalam tahap akhir ini adalah hal yang krusial. "Kami ingin memastikan bahwa ketika masyarakat mulai menggunakan LRT ini, seluruh sistem, mulai dari persinyalan, kelistrikan, hingga sistem keamanan di dalam gerbong, sudah dalam kondisi prima. Progres kita sudah di angka 97,99 persen, dan kita optimis bulan ini sudah bisa melayani penumpang," ujarnya.

Tahap uji coba ini mencakup:

Uji coba teknis rangkaian kereta (rolling stock) pada jalur yang telah terbangun.

Sinkronisasi sistem persinyalan otomatis untuk memastikan ketepatan waktu perjalanan.

Pengecekan fasilitas di setiap stasiun, termasuk eskalator, lift, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

Simulasi evakuasi dan prosedur darurat untuk menjamin standar keselamatan tertinggi.