DWJ Manajement - PORTAL

Marak Kecelakaan, Pengusaha Angkutan Kapal Minta Pengawasan Diperketat

Oleh: DWJ-Manajement 21 Sep 2026
Marak Kecelakaan, Pengusaha Angkutan Kapal Minta Pengawasan Diperketat

Marak Kecelakaan Laut, Pengusaha Angkutan Kapal Desak Kemenhub Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan

JAKARTA – Rangkaian insiden kecelakaan laut yang terjadi belakangan ini telah memicu alarm kewaspadaan di sektor transportasi maritim nasional. Menanggapi fenomena ini, para pengusaha angkutan kapal melayangkan desakan kuat kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera memperketat pengawasan terhadap aspek keselamatan pelayaran, terutama yang berkaitan dengan pemeriksaan kendaraan dan beban muatan di atas kapal.

Kekhawatiran ini muncul seiring dengan meningkatnya risiko kecelakaan yang seringkali disebabkan oleh faktor teknis maupun kelalaian dalam manajemen pemuatan. Para pelaku industri transportasi laut menilai bahwa pengawasan yang ada saat ini perlu ditingkatkan dari sekadar pemenuhan administratif menjadi pengawasan lapangan yang lebih intensif dan berkelanjutan.

Urgensi Penguatan Keselamatan Pelayaran di Indonesia

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, transportasi laut merupakan urat nadi utama bagi distribusi logistik dan mobilitas penduduk. Namun, tingginya ketergantungan pada jalur laut ini tidak dibarengi dengan jaminan keamanan yang sepenuhnya stabil. Kecelakaan kapal yang melibatkan pengangkutan kendaraan (Ro-Ro) maupun kargo umum sering kali berujung pada kerugian material yang masif hingga hilangnya nyawa manusia.

Pengusaha angkutan kapal menekankan bahwa keselamatan pelayaran tidak boleh hanya dianggap sebagai pelengkap prosedur operasional standar (SOP). Lebih dari itu, keselamatan harus menjadi fondasi utama dalam setiap perjalanan laut. Tanpa adanya pengawasan yang ketat, potensi bahaya seperti kapal tenggelam akibat ketidakseimbangan beban atau kegagalan teknis pada kendaraan yang diangkut akan terus membayangi industri ini.

Fokus Utama: Pemeriksaan Kendaraan dan Berat Muatan

Salah satu poin krusial yang disoroti oleh para pengusaha adalah pentingnya pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan yang akan diangkut. Kendaraan, baik itu mobil pribadi, truk logistik, maupun alat berat, memiliki karakteristik beban yang berbeda-beda. Kesalahan dalam menempatkan atau mengamankan kendaraan di dalam geladak kapal dapat mengubah pusat gravitasi kapal, yang sangat berisiko saat menghadapi cuaca buruk atau gelombang tinggi.

Selain aspek kendaraan, masalah muatan atau kargo juga menjadi sorotan tajam. Praktik overloading atau kelebihan muatan masih menjadi momok yang menakutkan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa pengawasan muatan harus diperketat:

Stabilitas Kapal: Berat muatan yang melebihi kapasitas atau distribusi berat yang tidak merata dapat merusak stabilitas kapal, membuatnya rentan terbalik.