Miris! Puluhan Seller TikTok Shop Adukan Saldo yang Ditahan Hingga Lenyap ke DPR RI
Keluhan para pelaku UMKM ini memicu desakan agar pemerintah dan platform segera memberikan transparansi serta perlindungan hukum bagi penjual.
Fenomena Saldo "Gaib": Nestapa Penjual di Platform TikTok Shop
Dunia perdagangan digital Indonesia kembali diguncang oleh kabar memprihatinkan yang datang dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejumlah penjual atau seller di platform TikTok Shop melaporkan adanya praktik manajemen keuangan yang dianggap merugikan dan tidak transparan. Masalah utama yang diangkat adalah adanya saldo hasil penjualan yang ditahan oleh pihak platform, yang kemudian secara misterius lenyap tanpa penjelasan yang memadai.
Kasus ini bukan sekadar kendala teknis biasa, melainkan telah menyentuh ranah kerugian finansial yang nyata bagi para pedagang. Banyak dari mereka yang mengandalkan perputaran modal dari hasil penjualan harian untuk menyambung hidup dan membeli stok barang baru. Ketika saldo tersebut tertahan, roda ekonomi mikro mereka seketika lumpuh.
Lebih parahnya lagi, para seller melaporkan bahwa setelah proses penahanan saldo berlangsung dalam waktu yang tidak ditentukan, dana tersebut justru tidak bisa dicairkan dan seolah-olah menghilang dari sistem. Fenomena "saldo gaib" ini memicu kemarahan dan keputusasaan di kalangan komunitas penjual digital.
Membawa Aspirasi ke Meja BAM DPR RI
Merasa tidak mendapatkan solusi yang adil dari layanan pelanggan (customer service) platform, para penjual akhirnya mengambil langkah hukum dan politis dengan mendatangi Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI. Langkah ini diambil sebagai upaya terakhir untuk mendapatkan perhatian dari pembuat kebijakan di tingkat nasional.
Para penyampai aspirasi ini mendesak agar DPR RI, melalui BAM, dapat melakukan investigasi mendalam terhadap mekanisme pengelolaan dana di TikTok Shop. Mereka menuntut adanya transparansi mengenai alasan di balik penahanan saldo dan menuntut pengembalian hak-hak finansial yang telah hilang.
Poin-Poin Utama Keluhan Para Seller:
Penahanan Saldo Tanpa Alasan Jelas: Dana hasil penjualan dibekukan oleh sistem tanpa adanya pemberitahuan pelanggaran kebijakan yang spesifik.
Dana Lenyap dari Dashboard: Saldo yang sebelumnya tercatat dalam akun penjual tiba-tiba tidak muncul kembali saat akan dilakukan proses penarikan (withdraw).