Pertagas Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Ribuan Kilometer Jaringan Pipa Gas dan Minyak
Momentum Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan infrastruktur energi nasional melalui pengoperasian jaringan pipa gas sepanjang 2.991 km dan pipa minyak sepanjang 605 km.
JAKARTA - Di tengah dinamika kebutuhan energi global yang terus mengalami fluktuasi, stabilitas pasokan energi dalam negeri menjadi pilar utama dalam menjaga roda pertumbuhan ekonomi nasional. Menyadari peran strategis tersebut, PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai salah satu pemain kunci dalam industri midstream energi di Indonesia, terus melakukan akselerasi penguatan infrastruktur guna memastikan distribusi energi berjalan tanpa hambatan.
Memasuki peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun 2026, Pertagas tidak hanya berfokus pada perluasan cakupan wilayah, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan operasional. Langkah ini diambil sebagai bentuk dedikasi perusahaan dalam memberikan kepastian pasokan bagi para pelanggan, baik dari sektor industri, pembangkit listrik, maupun sektor komersial lainnya.
Infrastruktur Masif: Menopang Arteri Energi Indonesia
Keandalan distribusi energi sangat bergantung pada kondisi infrastruktur transmisi dan distribusi yang dimiliki. Saat ini, Pertagas mengoperasikan aset yang sangat vital bagi kedaulatan energi Indonesia. Data terbaru menunjukkan bahwa perusahaan telah mengelola jaringan pipa gas yang membentang sepanjang 2.991 kilometer. Jaringan ini menjadi urat nadi yang menghubungkan sumber-sumber gas alam dengan titik-titik konsumsi strategis di berbagai wilayah.
Selain gas, Pertagas juga memainkan peran penting dalam distribusi minyak dengan mengoperasikan pipa minyak sepanjang 605 kilometer. Kombinasi kedua jenis infrastruktur ini memungkinkan Pertagas untuk memberikan solusi energi yang komprehensif bagi berbagai kebutuhan industri di tanah air.
Keberadaan ribuan kilometer pipa ini bukan sekadar angka statistik, melainkan representasi dari kesiapan perusahaan dalam menghadapi tantangan kebutuhan energi yang semakin kompleks. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai signifikansi infrastruktur tersebut:
Kontinuitas Pasokan: Jaringan pipa yang luas memastikan aliran energi dapat menjangkau kawasan industri dan pembangkit listrik secara stabil dan berkelanjutan.