DWJ Manajement - PORTAL

Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Siap Perkuat Logistik Nasional

Oleh: DWJ-Manajement 02 Aug 2026
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Siap Perkuat Logistik Nasional

Dorong Efisiensi Logistik Nasional, Pelindo Resmi Operasikan Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok

Langkah strategis ini menjadi kunci dalam memperkuat daya saing maritim Indonesia dan mempercepat arus barang di gerbang utama ekonomi nasional.

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali mencatatkan langkah besar dalam transformasi infrastruktur maritim tanah air. Melalui pengoperasian Terminal 2 Petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Pelindo berkomitmen penuh untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi sistem logistik nasional yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Proses soft launching Terminal 2 Petikemas ini menandai babak baru dalam upaya modernisasi pelabuhan di Indonesia. Sebagai gerbang utama perdagangan internasional Indonesia, Tanjung Priok dituntut untuk memiliki kapasitas yang mumpuni guna menangani lonjakan arus barang yang kian meningkat setiap tahunnya. Kehadiran terminal baru ini diharapkan dapat menjadi solusi atas tantangan kepadatan arus logistik di kawasan tersebut.

Transformasi Kapasitas dan Peningkatan Layanan

Operasional Terminal 2 Petikemas bukan sekadar penambahan lahan tambat, melainkan sebuah upaya komprehensif dalam meningkatkan standar layanan pelabuhan. Pelindo telah merancang terminal ini dengan mengedepankan aspek kecepatan, keamanan, dan ketepatan waktu dalam setiap proses bongkar muat.

Dengan adanya pengembangan ini, kapasitas tampung petikemas di Tanjung Priok meningkat secara signifikan. Peningkatan ini sangat krusial mengingat volume perdagangan global yang terus bergerak dinamis. Terminal 2 dirancang untuk mampu menangani kapal-kapal generasi terbaru dengan ukuran lebih besar, yang memerlukan kedalaman alur dan fasilitas dermaga yang lebih canggih.

Beberapa poin utama dari peningkatan layanan di Terminal 2 meliputi:

Peningkatan Kapasitas Bongkar Muat: Penambahan infrastruktur alat berat dan area penumpukan (stacking yard) yang lebih luas.

Optimalisasi Turnaround Time: Mempercepat waktu sandar kapal di dermaga guna mengurangi biaya operasional bagi pemilik kapal.