```html
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp 103,81 Triliun hingga Juni 2026
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Hingga periode Juni 2026, bank pelat merah ini mencatatkan capaian signifikan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah menembus angka Rp 103,81 triliun.
Penyaluran modal kerja ini tidak hanya sekadar angka, melainkan menjadi bukti nyata peran aktif perbankan dalam menggerakkan roda ekonomi di tingkat akar rumput. Dengan total penyaluran tersebut, BRI telah memberikan akses permodalan kepada lebih dari 2 juta debitur yang tersebar di seluruh penjuru tanah air.
Fokus pada Sektor Produktif: Pertanian dan Perdagangan Jadi Primadona
Dalam menjalankan mandatnya, BRI secara strategis mengarahkan penyaluran KUR pada sektor-sektor produktif yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi dan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Berdasarkan data terbaru, sektor pertanian dan perdagangan menjadi dua bidang utama yang mendapatkan porsi penyaluran terbesar.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan modal yang diberikan dapat memberikan efek pengganda (multiplier effect) terhadap ekonomi lokal. Sektor pertanian, sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional, mendapatkan perhatian khusus melalui skema kredit yang disesuaikan dengan siklus panen petani.
Sementara itu, sektor perdagangan, mulai dari pedagang pasar tradisional hingga pelaku e-commerce skala mikro, menjadi motor penggerak sirkulasi ekonomi masyarakat. Dengan dukungan KUR, para pelaku usaha di sektor ini mampu memperluas stok barang, meningkatkan volume penjualan, hingga melakukan digitalisasi usaha.
Berikut adalah beberapa sektor utama yang menjadi fokus penyaluran KUR BRI:
Sektor Pertanian dan Perkebunan: Mendukung petani dalam pengadaan bibit, pupuk, hingga alat mesin pertanian (alsintan).
Sektor Perdagangan: Membantu pedagang ritel dan grosir dalam menjaga stabilitas pasokan barang di pasar.
Sektor Peternakan: Memberikan modal bagi peternak dalam skala kecil hingga menengah untuk meningkatkan kapasitas produksi.