DWJ Manajement - PORTAL

PM Malaysia Surati Prabowo Minta Selamatkan Investasi Felda Rp 10,7 T

Oleh: DWJ-Manajement 24 Aug 2026
PM Malaysia Surati Prabowo Minta Selamatkan Investasi Felda Rp 10,7 T

PM Malaysia Anwar Ibrahim Surati Prabowo, Minta Bantuan Selamatkan Investasi Felda Rp 10,7 Triliun di Indonesia

JAKARTA - Hubungan diplomatik dan ekonomi antara Indonesia dan Malaysia memasuki babak baru yang krusial. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dilaporkan telah mengirimkan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam surat tersebut, Anwar Ibrahim menyampaikan permohonan bantuan agar Pemerintah Indonesia dapat membantu mengamankan dan menyelamatkan investasi besar milik Felda (Federal Land Development Authority) di Indonesia.

Investasi yang dimaksud menyasar pada PT Eagle High Plantations Tbk, salah satu pemain besar dalam industri perkebunan kelapa sawit di tanah air. Nilai investasi yang menjadi perhatian serius kedua negara ini diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp 10,7 triliun.

Diplomasi Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Sektor Perkebunan

Langkah Anwar Ibrahim mengirimkan surat langsung kepada Presiden Prabowo Subianto menunjukkan betapa strategisnya isu ini bagi stabilitas ekonomi kedua negara. Felda, sebagai lembaga pengembangan lahan federal milik Malaysia, memiliki kepentingan besar dalam memastikan aset mereka di Indonesia tetap terlindungi dan memberikan imbal hasil yang diharapkan.

Permohonan bantuan ini bukan sekadar masalah bisnis korporasi biasa, melainkan telah bergeser menjadi isu diplomatik tingkat tinggi. Hal ini disebabkan oleh besarnya nilai aset yang terlibat serta keterkaitan sektor kelapa sawit dengan stabilitas ekonomi makro di kawasan Asia Tenggara.

Ada beberapa poin penting yang menjadi latar belakang mengapa bantuan Presiden Prabowo sangat dinantikan oleh pihak Malaysia:

Kepastian Hukum: Felda membutuhkan jaminan bahwa regulasi di Indonesia tetap konsisten dan mendukung perlindungan terhadap investor asing.

Stabilitas Operasional: Memastikan bahwa aset PT Eagle High Plantations Tbk dapat beroperasi tanpa kendala birokrasi atau hambatan administratif yang berarti.

Mitigasi Risiko Finansial: Mengingat nilai investasinya mencapai Rp 10,7 triliun, adanya ketidakpastian dapat berdampak pada neraca keuangan lembaga negara Malaysia tersebut.