DWJ Manajement - PORTAL

Prabowo Usulkan Aida S Budiman Sebagai Calon Deputi Gubernur Senior BI

Oleh: DWJ-Manajement 12 Aug 2026
Prabowo Usulkan Aida S Budiman Sebagai Calon Deputi Gubernur Senior BI

Prabowo Usulkan Aida S. Budiman sebagai Calon Deputi Gubernur Senior BI, Ini Proses di DPR

Ketua DPR RI Puan Maharani mengonfirmasi usulan Presiden Prabowo Subianto terkait calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI). Proses seleksi akan segera memasuki tahap krusial di parlemen setelah masa sidang dibuka.

Langkah strategis diambil oleh Pemerintah dalam upaya memperkuat struktur kepemimpinan di Bank Indonesia (BI). Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah mengajukan nama Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Pengusulan ini menjadi sorotan tajam, mengingat posisi Deputi Gubernur Senior merupakan salah satu pilar utama dalam pengambilan kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan nasional.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, memberikan keterangan terkait rencana tersebut. Ia menjelaskan bahwa nama yang diajukan oleh Presiden akan diproses melalui mekanisme konstitusional yang berlaku di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menurut Puan, proses pemilihan ini tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus mengikuti prosedur formal yang melibatkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Mekanisme Pemilihan dan Peran Strategis DPR

Proses pengisian jabatan Dewan Gubernur Bank Indonesia merupakan mandat undang-undang yang melibatkan sinergi antara eksekutif dan legislatif. Setelah masa sidang DPR resmi dibuka, Komisi XI sebagai komisi yang membidangi keuangan dan perbankan akan segera menjadwalkan serangkaian agenda untuk menguji calon yang diusulkan.

Puan Maharani menekankan bahwa DPR akan menjalankan fungsi pengawasannya dengan sangat teliti. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa sosok yang akan duduk di jajaran pimpinan bank sentral memiliki integritas, kompetensi, dan visi yang selaras dengan kepentingan stabilitas ekonomi nasional. Beberapa tahapan yang akan dilalui meliputi:

Verifikasi Dokumen: Pemeriksaan terhadap rekam jejak, latar belakang pendidikan, dan pengalaman profesional calon.

Fit and Proper Test: Uji kelayakan dan kepatutan di hadapan anggota Komisi XI DPR RI untuk mengukur kedalaman pemahaman calon mengenai kebijakan moneter.