DWJ Manajement - PORTAL

Purbaya Ramal Ekonomi RI Kuartal II-2026 Bisa Tumbuh 5,4%

Oleh: DWJ-Manajement 24 Jul 2026
Purbaya Ramal Ekonomi RI Kuartal II-2026 Bisa Tumbuh 5,4%

Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,4% pada Kuartal II-2026, Menkeu Purbaya Optimis Semester II Melaju Lebih Kencang

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal positif terhadap prospek ekonomi nasional di tahun 2026. Dalam pernyataan terbarunya, ia memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua (Q2) tahun 2026 akan mampu menyentuh angka di kisaran 5,4 persen hingga 5,5 persen.

Angka ini dinilai sebagai pencapaian yang krusial untuk menjaga momentum stabilitas ekonomi makro di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi. Purbaya menekankan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada analisis mendalam terhadap indikator-indikator ekonomi domestik yang menunjukkan tren penguatan yang konsisten.

Proyeksi Pertumbuhan yang Solid di Kuartal II-2026

Berdasarkan data dan tren yang berkembang, pemerintah melihat adanya potensi besar dari penguatan konsumsi rumah tangga dan aktivitas investasi yang mulai menunjukkan stabilitas. Pertumbuhan sebesar 5,4 persen hingga 5,5 persen di kuartal kedua dianggap sebagai angka yang realistis namun tetap menantang untuk dicapai.

Menurut Purbaya, kuartal kedua sering kali menjadi periode penting di mana berbagai kebijakan fiskal mulai dirasakan dampaknya secara nyata di lapangan. Penyerapan anggaran pemerintah yang mulai berjalan optimal serta perputaran uang di sektor riil diharapkan menjadi mesin penggerak utama dalam periode ini.

Selain itu, Menkeu juga memberikan catatan penting mengenai lintasan ekonomi di paruh kedua tahun 2026. Ia memperkirakan bahwa laju pertumbuhan ekonomi akan bergerak lebih cepat pada semester kedua dibandingkan dengan semester pertama. Akselerasi ini diprediksi akan didorong oleh beberapa faktor kunci yang telah dipersiapkan oleh pemerintah melalui berbagai kebijakan strategis.

Faktor Pendorong Utama Akselerasi Ekonomi

Untuk mencapai target pertumbuhan tersebut, pemerintah telah memetakan sejumlah sektor dan instrumen ekonomi yang akan menjadi tumpuan. Akselerasi di semester kedua diprediksi akan dipicu oleh kombinasi antara pengeluaran pemerintah yang lebih masif dan peningkatan aktivitas sektor swasta.

Berikut adalah beberapa faktor utama yang diidentifikasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026: