Luar Biasa! Rosan Roeslani Puji Produktivitas Bahlil Lahadalia: Orang Biasanya Luncurkan Satu Buku, Dia Langsung 10!
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut peluncuran sepuluh buku sekaligus oleh Bahlil Lahadalia sebagai bentuk inspirasi nyata bagi generasi muda Indonesia.
JAKARTA - Sebuah fenomena menarik terjadi dalam kancah literasi dan kepemimpinan nasional baru-baru ini. Di tengah gempuran konten digital yang serba instan, seorang tokoh nasional justru memilih untuk meninggalkan jejak intelektual dalam bentuk fisik yang masif. Bahlil Lahadalia, sosok yang dikenal memiliki etos kerja tinggi, baru saja melakukan sebuah aksi yang mencuri perhatian publik: meluncurkan 10 buku sekaligus dalam satu momentum.
Aksi peluncuran buku ini tidak hanya menjadi perbincangan hangat di kalangan pejabat negara, tetapi juga mendapatkan apresiasi tinggi dari kalangan pelaku ekonomi dan bisnis. Salah satu tokoh yang memberikan pernyataan impresif adalah Rosan Roeslani, yang saat ini menjabat sebagai CEO Danantara. Kehadiran Rosan dalam acara tersebut memberikan bobot tersendiri terhadap pentingnya pesan yang ingin disampaikan melalui karya-karya Bahlil tersebut.
Apresiasi Tinggi Rosan Roeslani terhadap Etos Kerja Bahlil
Dalam kesempatan menghadiri acara peluncuran tersebut, Rosan Roeslani tidak dapat menyembunyikan rasa kagumnya terhadap produktivitas luar biasa yang ditunjukkan oleh Bahlil Lahadalia. Menurut Rosan, apa yang dilakukan oleh Bahlil bukanlah sesuatu yang lazim dilakukan oleh seorang tokoh publik atau pejabat negara pada umumnya.
"Orang biasanya kalau meluncurkan buku itu satu, mungkin dua jika sangat produktif. Tapi Pak Bahlil ini langsung sepuluh buku!" ujar Rosan Roeslani dengan nada penuh apresiasi. Pernyataan ini bukan sekadar pujian basa-basi, melainkan sebuah refleksi atas kapasitas intelektual dan manajemen waktu yang dimiliki oleh Bahlil.
Rosan menilai bahwa keberanian untuk merilis sepuluh karya sekaligus menunjukkan bahwa buku-buku tersebut merupakan hasil dari pemikiran yang telah terakumulasi dalam waktu yang lama. Ia melihat hal ini sebagai representasi dari karakter Bahlil yang dikenal "gas pol" atau selalu bergerak cepat dalam setiap lini pekerjaannya, baik di sektor bisnis maupun pemerintahan.
Inspirasi bagi Generasi Muda: Dari Perjuangan Menuju Kesuksesan