DWJ Manajement - PORTAL

Saka Energi Mulai Bor Sumur Ekplorasi di Kaltim, Incar Potensi 109 BCF Gas

Oleh: DWJ-Manajement • 25 Sep 2026
Saka Energi Mulai Bor Sumur Ekplorasi di Kaltim, Incar Potensi 109 BCF Gas

Saka Energi Mulai Pengeboran di Kaltim, Bidik Potensi Gas 109 BCF untuk Ketahanan Energi Nasional

KALTIM – Langkah strategis dalam memperkuat cadangan energi nasional kembali diambil oleh sektor hulu migas Indonesia. PT Saka Energi Indonesia secara resmi mengumumkan dimulainya kegiatan pengeboran sumur eksplorasi terbaru yang diberi nama Saka Manpatu-1. Proyek yang berlokasi di wilayah Kalimantan Timur ini menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam upaya menemukan cadangan hidrokarbon baru yang signifikan.

Kegiatan pengeboran ini bukan sekadar rutinitas operasional, melainkan sebuah misi besar untuk mengincar potensi sumber daya alam yang diperkirakan sangat melimpah. Berdasarkan data teknis awal, sumur Saka Manpatu-1 ini diproyeksikan mampu menghasilkan cadangan gas alam yang besar serta minyak bumi, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peta energi domestik.

Target Ambisius: 109 BCF Gas dan 22 MMBOE Minyak

PT Saka Energi Indonesia tidak main-main dalam menetapkan target pada proyek Saka Manpatu-1 ini. Fokus utama dari kegiatan eksplorasi ini adalah pencarian cadangan gas bumi, mengingat permintaan gas di dalam negeri terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri dan kebutuhan pembangkit listrik.

Berdasarkan estimasi awal yang telah dilakukan melalui studi geologi dan geofisika, perusahaan mematok target yang cukup fantastis, yakni:

Potensi Gas Alam: Mencapai 109 BCF (Billion Cubic Feet).

Potensi Minyak Bumi: Mencapai 22 MMBOE (Million Barrels of Oil Equivalent).

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa wilayah Kalimantan Timur masih menyimpan potensi hidrokarbon yang sangat menjanjikan. Keberhasilan dalam menemukan cadangan sesuai atau bahkan melampaui target ini akan menjadi kemenangan besar bagi Saka Energi, sekaligus menjadi angin segar bagi pemerintah dalam mengejar target produksi migas nasional.

Pentingnya Eksplorasi di Wilayah Kalimantan Timur

Kalimantan Timur telah lama dikenal sebagai "jantung" energi Indonesia. Dengan sejarah panjang penemuan cadangan migas di wilayah ini, secara geologis, kawasan tersebut memiliki karakteristik sedimentasi yang sangat mendukung terbentuknya jebakan hidrokarbon. Proyek Saka Manpatu-1 ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memetakan kembali potensi-potensi tersembunyi di cekungan yang sudah ada.