DWJ Manajement - PORTAL

Setelah Pengumuman SdanP, Saham BMRI Naik 4,17%, BBNI 3,22%, BBRI 2,87%

Oleh: DWJ-Manajement 13 Jul 2026
Setelah Pengumuman SdanP, Saham BMRI Naik 4,17%, BBNI 3,22%, BBRI 2,87%

Pasar Saham Indonesia Membara: Saham Perbankan Jumbo Pimpin Lonjakan IHSG Usai Pengumuman S&P

Sentimen Positif Global Picu Aksi Beli Masif pada BMRI, BBNI, dan BBRI, Dorong IHSG Naik 1,92 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat impresif dalam sesi perdagangan terbaru. Pasar modal Indonesia mengalami penguatan signifikan yang didorong oleh aksi beli masif pada saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar atau sering disebut sebagai saham blue chip. Lonjakan ini membawa IHSG meroket hingga 1,92 persen, sebuah angka yang cukup jarang terjadi dalam satu sesi perdagangan tunggal, menandakan adanya optimisme tinggi di tengah pelaku pasar.

Penguatan tajam ini tidak lepas dari sentimen positif yang muncul pasca pengumuman dari lembaga pemeringkat global, Standard & Poor's (S&P). Keputusan atau pernyataan terkait prospek ekonomi yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut telah menjadi katalis utama yang memicu aliran modal masuk ke pasar berkembang, termasuk Indonesia. Para investor institusi, baik domestik maupun mancanegara, terlihat bergerak cepat melakukan akumulasi pada sektor-sektor yang dianggap paling resilien, di mana sektor perbankan menjadi primadona utama.

Dominasi Saham Perbankan dalam Penguatan Indeks

Keberhasilan IHSG untuk mencetak angka hijau yang tebal sangat bergantung pada pergerakan saham-saham "Big Four" perbankan nasional. Saham-saham ini memiliki bobot yang sangat besar dalam perhitungan indeks, sehingga pergerakan positif pada saham-saham ini secara otomatis akan mengangkat performa IHSG secara keseluruhan.

Berdasarkan data transaksi pasar, berikut adalah rincian performa saham-saham perbankan jumbo yang menjadi motor penggerak utama kenaikan indeks:

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Menjadi pemimpin dalam reli kali ini dengan kenaikan yang sangat tajam sebesar 4,17 persen. Kepercayaan pasar terhadap fundamental Bank Mandiri terlihat sangat kuat seiring dengan meningkatnya ekspektasi pertumbuhan kredit.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Mengikuti jejak penguatan dengan kenaikan sebesar 3,22 persen. Aksi beli pada BBNI mencerminkan persepsi positif investor terhadap efisiensi dan kinerja operasional bank tersebut.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Menambah kekuatan penguatan indeks dengan kenaikan sebesar 2,87 persen. Saham BBRI tetap menjadi favorit investor ritel maupun institusi berkat dividennya yang menarik dan basis nasabah mikro yang sangat kuat.