DWJ Manajement - PORTAL

Telkom (TLKM) Pangkas 34 Entitas Usaha, Bos Danantara Ungkap Ini

Oleh: DWJ-Manajement 07 Aug 2026
Telkom (TLKM) Pangkas 34 Entitas Usaha, Bos Danantara Ungkap Ini

Telkom (TLKM) Lakukan Perombakan Besar, 34 Entitas Usaha Bakal Dipangkas: Ini Alasan Strategisnya

Jakarta - Raksasa telekomunikasi tanah air, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), tengah menyiapkan langkah transformasi fundamental yang cukup drastis. Perusahaan plat merah ini dikabarkan akan melakukan percepatan perampingan struktur organisasi dengan memangkas sedikitnya 34 entitas usaha yang selama ini berada di bawah naungannya.

Langkah berani ini bukan tanpa alasan. Perampingan ini merupakan bagian dari strategi besar manajemen untuk menciptakan organisasi yang lebih lincah (agile), efisien, dan fokus pada lini bisnis inti yang memiliki nilai tambah tinggi di era digital. Perubahan ini juga sejalan dengan arah kebijakan baru dalam pengelolaan aset negara melalui badan pengelola investasi yang sedang diperkuat.

Transformasi Menuju Organisasi yang Lebih Efisien

Keputusan Telkom untuk memangkas 34 entitas usaha ini menandai babak baru dalam sejarah perusahaan. Selama bertahun-tahun, Telkom telah tumbuh melalui berbagai akuisisi dan pembentukan anak perusahaan untuk merambah berbagai sektor. Namun, pertumbuhan yang masif tersebut menyisakan tantangan berupa struktur organisasi yang terlalu gemuk dan birokrasi yang kompleks.

Dengan melakukan perampingan, Telkom bertujuan untuk menghilangkan tumpang tindih fungsi antar anak perusahaan (overlapping) yang selama ini dianggap kurang optimal dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan grup secara keseluruhan. Fokus utama dari langkah ini adalah optimalisasi modal dan sumber daya manusia agar dapat dialokasikan pada sektor-sektor yang lebih menjanjikan.

Beberapa alasan utama di balik pemangkasan entitas ini meliputi:

Efisiensi Operasional: Mengurangi biaya overhead dan beban administrasi yang muncul akibat pengelolaan terlalu banyak anak perusahaan.

Fokus pada Core Business: Mengarahkan seluruh sumber daya pada bisnis konektivitas, data center, dan layanan digital yang menjadi tulang punggung masa depan.

Penyederhanaan Struktur: Mempercepat proses pengambilan keputusan agar Telkom dapat merespons perubahan pasar yang sangat dinamis.

Optimalisasi Portofolio: Menjual atau melebur entitas yang tidak lagi selaras dengan visi strategis jangka panjang perusahaan.