DWJ Manajement - PORTAL

Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Raih Sertifikasi Terminal Hijau

Oleh: DWJ-Manajement 07 Aug 2026
Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Raih Sertifikasi Terminal Hijau

Pertamina Cetak Sejarah Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Green Terminal Label Bintang 2

Langkah besar dalam transisi energi, fasilitas ini menjadi yang pertama di dunia yang mendapatkan pengakuan internasional atas standar keberlanjutan tinggi.

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang yang membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Kali ini, melalui Terminal LPG Tanjung Sekong, Pertamina berhasil mencatatkan sejarah sebagai entitas pertama di dunia yang meraih sertifikasi Green Terminal Label dengan peringkat bintang 2.

Pencapaian ini bukan sekadar penghargaan biasa, melainkan sebuah pengakuan global atas komitmen serius Pertamina dalam menjalankan operasional yang selaras dengan prinsip keberlanjutan (sustainability) dan pengelolaan lingkungan yang ketat. Sertifikasi ini menegaskan bahwa manajemen energi dan operasional di Terminal LPG Tanjung Sekong telah memenuhi standar internasional dalam hal efisiensi energi, pengurangan emisi, dan perlindungan ekosistem.

Pencapaian Bersejarah di Kancah Global

Terminal LPG Tanjung Sekong yang terletak di Kalimantan Selatan ini telah membuktikan bahwa industri energi fosil sekalipun dapat bertransformasi menuju praktik yang lebih ramah lingkungan. Menjadi yang pertama di dunia dalam meraih Green Terminal Label bintang 2 menempatkan Pertamina sebagai pemimpin dalam inovasi operasional terminal energi yang berkelanjutan.

Sertifikasi ini diberikan setelah melalui serangkaian audit ketat yang mengevaluasi berbagai aspek operasional. Fokus utama dari penilaian ini mencakup bagaimana sebuah terminal energi mampu meminimalkan jejak karbonnya, mengelola limbah dengan efektif, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam tanpa merusak keseimbangan lingkungan sekitar.

Dengan diraihnya label ini, Terminal LPG Tanjung Sekong kini menjadi tolok ukur (benchmark) baru bagi terminal-terminal energi lainnya, baik di Indonesia maupun di tingkat global. Hal ini menunjukkan bahwa standar pengelolaan energi yang modern harus selalu mengintegrasikan aspek kelestarian lingkungan sebagai pilar utamanya.

Apa Itu Green Terminal Label?

Bagi masyarakat awam, istilah Green Terminal Label mungkin terdengar baru. Namun, dalam industri energi global, label ini merupakan instrumen krusial untuk mengukur tingkat "kehijauan" atau keramahan lingkungan dari sebuah fasilitas penyimpanan dan distribusi energi. Sertifikasi ini mencakup beberapa kriteria utama, di antaranya:

Efisiensi Energi: Penggunaan teknologi yang mampu menekan konsumsi energi dalam setiap proses operasional.

Manajemen Emisi: Upaya sistematis dalam mengurangi pelepasan gas rumah kaca ke atmosfer selama proses bongkar muat dan penyimpanan.