DWJ Manajement - PORTAL

Viral Sungai Barito Mengering, PU Ungkap Kondisi Sebenarnya

Oleh: DWJ-Manajement 22 Aug 2026
Viral Sungai Barito Mengering, PU Ungkap Kondisi Sebenarnya

Heboh Video Viral Sungai Barito Mengering di Barito Selatan, Ini Penjelasan Resmi Kementerian PUPR

Klarifikasi otoritas terkait fenomena penurunan debit air di wilayah Kalahien guna meredam kekhawatiran publik dan memberikan gambaran kondisi lapangan yang sebenarnya.

Baru-baru ini, jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang menunjukkan kondisi Sungai Barito yang tampak mengering di beberapa titik. Fenomena ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama bagi warga yang menggantungkan hidup dan aktivitas transportasinya pada aliran sungai besar tersebut. Lokasi yang terekam dalam video tersebut diketahui berada di sekitar wilayah Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Video yang memperlihatkan dasar sungai yang terlihat jelas akibat surutnya air tersebut langsung mendapatkan perhatian luas. Banyak netizen yang mempertanyakan apakah fenomena ini merupakan tanda adanya bencana kekeringan ekstrem atau adanya perubahan ekosistem yang permanen di wilayah Kalimantan Tengah. Menanggapi keresahan yang berkembang di masyarakat, pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhirnya memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.

Klarifikasi Otoritas Terkait Kondisi Sungai Barito

Menanggapi kegaduhan yang terjadi akibat viralnya video tersebut, otoritas terkait melalui perwakilan teknis menjelaskan bahwa kondisi yang terlihat dalam video tersebut tidak serta-merta menggambarkan kondisi seluruh aliran Sungai Barito. Penurunan debit air di titik tertentu, khususnya di wilayah Kalahien, merupakan fenomena yang telah diprediksi berdasarkan siklus hidrologi wilayah tersebut.

Pihak PUPR menekankan bahwa penting bagi masyarakat untuk tidak langsung mengambil kesimpulan ekstrem hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial. Menurut penjelasan teknis, terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan permukaan air di titik tersebut tampak sangat rendah, di antaranya:

Siklus Musim Kemarau: Wilayah Kalimantan, termasuk Barito Selatan, memang mengalami fluktuasi debit air yang signifikan antara musim penghujan dan musim kemarau. Penurunan muka air adalah hal yang wajar terjadi pada musim kemarau panjang.

Sedimentasi Tinggi: Adanya endapan lumpur atau sedimentasi di dasar sungai dapat membuat kedalaman sungai di titik-titik tertentu menjadi dangkal, sehingga saat debit air menurun sedikit saja, dasar sungai akan langsung terlihat.

Kondisi Topografi Lokal: Struktur dasar sungai di wilayah Kalahien memiliki karakteristik tertentu yang membuat air tampak lebih cepat surut dibandingkan dengan wilayah aliran lainnya.