```html
Wujudkan Kedaulatan Digital, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo Ajak Sinergi Ekosistem Pos dan Telekomunikasi
Kolaborasi lintas sektor antara penyedia layanan telekomunikasi dan operator pos menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan nasional serta kemandirian teknologi Indonesia di kancah global.
JAKARTA - Dalam upaya memperkuat posisi Indonesia di tengah arus globalisasi digital yang kian masif, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Angga Raka Prabowo, menekankan pentingnya kolaborasi strategis antar pemangku kepentingan. Dalam sebuah kesempatan terbaru, ia menyerukan kepada seluruh ekosistem pos dan telekomunikasi untuk bersinergi demi mewujudkan kedaulatan digital nasional.
Langkah ini dinilai krusial mengingat transformasi digital bukan sekadar masalah adopsi teknologi, melainkan tentang bagaimana bangsa ini mampu mengelola, mengontrol, dan mengambil manfaat maksimal dari infrastruktur serta data yang ada di dalam negerinya sendiri. Kedaulatan digital menjadi fondasi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk asing, tetapi juga menjadi pemain aktif yang memiliki kendali penuh atas ruang siber nasional.
Urgensi Kedaulatan Digital di Era Ekonomi Baru
Kedaulatan digital menjadi isu yang sangat sensitif sekaligus vital bagi negara berkembang seperti Indonesia. Angga Raka Prabowo menyoroti bahwa ketergantungan yang terlalu tinggi pada penyedia teknologi luar negeri dapat menimbulkan risiko, mulai dari isu keamanan data hingga kerentanan infrastruktur kritis.
Menurutnya, kedaulatan digital mencakup beberapa aspek fundamental, di antaranya:
Kemandirian Infrastruktur: Memastikan bahwa tulang punggung konektivitas nasional dikelola dengan standar keamanan tinggi dan memiliki ketergantungan minimal pada entitas asing yang tidak sejalan dengan kepentingan nasional.
Perlindungan Data Nasional: Menjamin bahwa data warga negara Indonesia dikelola sesuai dengan regulasi yang berlaku dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pertumbuhan Industri Lokal: Mendorong inovasi dari talenta dan perusahaan teknologi dalam negeri agar mampu bersaing secara kompetitif.
Keamanan Siber: Memperkuat pertahanan terhadap ancaman siber yang dapat melumpuhkan sistem ekonomi dan pemerintahan.