DWJ Manajement - PORTAL

Warga Tanjung Priok Ubah 50 Kg Sampah Plastik Jadi 40 Liter Solar

Oleh: DWJ-Manajement • 05 Nov 2026
Warga Tanjung Priok Ubah 50 Kg Sampah Plastik Jadi 40 Liter Solar

Inovasi Warga Tanjung Priok: Ubah 50 Kg Sampah Plastik Menjadi 40 Liter Solar

Melalui teknologi pirolisis, Bank Sampah Kumala berhasil mengolah limbah plastik dan styrofoam menjadi bahan bakar alternatif bagi nelayan.

Warga di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, berhasil menciptakan terobosan ramah lingkungan yang luar biasa. Mereka mampu menyulap tumpukan sampah plastik menjadi bahan bakar cair yang memiliki nilai guna tinggi.

Inovasi ini dilakukan oleh Bank Sampah Kumala sebagai upaya nyata dalam menangani permasalahan limbah di pemukiman padat penduduk. Langkah ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru.

Menggunakan Teknologi Pirolisis

Proses pengolahan ini memanfaatkan teknologi yang dikenal dengan istilah pirolisis. Melalui proses pemanasan tanpa oksigen, sampah plastik dan styrofoam diubah menjadi minyak atau solar.

Efektivitas teknologi ini terbukti dari hasil produksi yang mereka capai. Dari setiap 50 kilogram sampah plastik yang dikumpulkan, warga mampu menghasilkan sekitar 40 liter solar.

Hal ini menunjukkan bahwa sampah yang selama ini dianggap sebagai beban lingkungan, sebenarnya menyimpan potensi energi yang besar jika dikelola dengan tepat.