DWJ Manajement - PORTAL

14.890 Barang Tertinggal di Kereta hingga Juli, Nilainya Rp 10,8 Miliar

Oleh: DWJ-Manajement 09 Aug 2026
14.890 Barang Tertinggal di Kereta hingga Juli, Nilainya Rp 10,8 Miliar

Banyak faktor yang menyebabkan penumpang meninggalkan barang mereka di dalam kereta. Dari perspektif perilaku penumpang, terdapat beberapa alasan utama yang sering teridentifikasi di lapangan:

Pertama adalah faktor kelelahan. Perjalanan jarak jauh menggunakan kereta api seringkali menguras energi. Saat kereta mendekati stasiun tujuan, penumpang yang sudah mengantuk atau kelelahan cenderung terburu-buru untuk turun tanpa melakukan pengecekan ulang pada area kursi atau kompartemen di atas kepala.

Kedua adalah distraksi. Penggunaan gadget yang intens atau percakapan yang terlalu fokus saat hendak turun dari kereta membuat fokus penumpang terpecah. Ketika perhatian teralihkan, benda-benda kecil seperti ponsel atau dompet yang diletakkan di saku kursi seringkali terlupakan.

Ketiga adalah situasi darurat atau ketergesaan. Adanya tekanan waktu, misalnya mengejar koneksi moda transportasi lain seperti bus atau taksi di stasiun tujuan, memaksa penumpang untuk bergerak cepat. Dalam kondisi terburu-buru inilah, prosedur pengecekan barang (double check) seringkali diabaikan.

Prosedur Lost and Found PT KAI: Bagaimana Cara Mengambilnya?

Menyadari tingginya angka barang temuan, PT KAI telah menyiapkan sistem manajemen "Lost and Found" untuk membantu penumpang yang kehilangan barang. Perusahaan tidak membiarkan barang-barang tersebut menumpuk tanpa pengelolaan, melainkan menyimpannya dalam sistem pendataan yang terorganisir.

Bagi Anda yang merasa kehilangan barang saat melakukan perjalanan dengan kereta api, berikut adalah langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk melakukan klaim:

1. Menghubungi Customer Service atau Call Center

Langkah pertama adalah segera melaporkan kehilangan melalui layanan pelanggan resmi KAI. Anda bisa menghubungi Contact Center KAI di nomor 121 atau melalui media sosial resmi mereka. Pastikan Anda memberikan informasi detail mengenai:

Nama lengkap sesuai identitas.

Nomor kereta dan nama kereta api yang digunakan.

Nomor kursi dan gerbong.

Waktu perjalanan dan stasiun keberangkatan serta tujuan.

Deskripsi mendetail mengenai barang yang hilang (warna, merk, ciri khusus).

2. Mendatangi Kantor Stasiun Terdekat