DWJ Manajement - PORTAL

16 Pindar Kredit Macetnya Tinggi, OJK Ingatkan Risiko Ini

Oleh: DWJ-Manajement 18 Aug 2026
16 Pindar Kredit Macetnya Tinggi, OJK Ingatkan Risiko Ini

Kualitas Debitur yang Menurun: Pergeseran perilaku peminjam yang lebih berani mengambil risiko tinggi tanpa memiliki kapasitas bayar yang memadai.

Paradoks Profitabilitas: Laba Tumbuh di Tengah Ancaman Gagal Bayar

Pertumbuhan laba industri sebesar 10,14 persen (yoy) menunjukkan bahwa secara agregat, industri ini masih sangat ekspansif. Peningkatan laba ini kemungkinan besar didorong oleh volume penyaluran pinjaman yang terus meningkat dan diversifikasi produk yang semakin luas. Banyak platform berhasil mengompensasi kerugian dari kredit macet dengan margin bunga yang tinggi dari portofolio pinjaman yang lancar.

Namun, para analis memperingatkan bahwa pertumbuhan laba yang didorong oleh volume semata tanpa dibarengi perbaikan kualitas kredit adalah bom waktu. Jika angka TWP90 terus merambat naik dan menyentuh angka yang lebih ekstrem, hal ini dapat menggerus modal penyedia dana dan pada akhirnya merusak kepercayaan publik terhadap industri fintech secara keseluruhan.

Risiko Sistemik dan Peringatan Keras dari OJK

Menanggapi temuan ini, OJK memberikan peringatan keras kepada para penyelenggara P2P lending untuk segera melakukan langkah-langkah mitigasi risiko. Regulator menekankan bahwa pertumbuhan industri tidak boleh mengorbankan prinsip kehati-hatian (prudential banking/lending principle).

OJK mendorong setiap penyelenggara untuk memperkuat infrastruktur teknologi mereka, terutama dalam hal penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning untuk proses credit scoring yang lebih presisi. Selain itu, penguatan sistem penagihan yang etis namun efektif serta pengelolaan dana talangan juga menjadi perhatian utama regulator.

Langkah Mitigasi yang Diharapkan Regulator:

Peningkatan Verifikasi Data: Mengintegrasikan data biro kredit dan data alternatif lainnya untuk memastikan validitas kemampuan bayar debitur.

Diversifikasi Portofolio: Mendorong penyelenggara untuk tidak hanya fokus pada satu jenis sektor atau satu profil risiko tertentu.

Penyediaan Cadangan Kerugian: Memastikan setiap platform memiliki cadangan kerugian yang cukup untuk menutupi potensi gagal bayar.

Transparansi Informasi: Memberikan informasi yang jujur kepada lender mengenai profil risiko setiap pinjaman yang ditawarkan.