Syarat Utama Aset Digital Syariah
Agar sebuah aset kripto dapat mendapatkan 'kode' halal, terdapat beberapa syarat ketat yang harus dipenuhi. Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi acuan DSN MUI:
Memiliki Underlying Asset: Aset harus didukung oleh aset dasar atau nilai yang jelas di baliknya.
Bebas dari Gharar: Transaksi tidak boleh mengandung unsur ketidakpastian atau ketidakjelasan yang berlebihan.
Tidak Mengandung Maysir: Aset tersebut tidak boleh digunakan sebagai instrumen perjudian atau spekulasi yang tidak berdasar.
Bebas dari Riba: Mekanisme transaksi harus bersih dari unsur bunga atau tambahan yang tidak sah secara syariah.
Memiliki Utility: Aset harus memiliki fungsi atau kegunaan nyata dalam ekosistem ekonomi digital.