DWJ Manajement - PORTAL

8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Abu Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Oleh: DWJ-Manajement 06 Sep 2026
8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Abu Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Erupsi Anak Krakatau Berlanjut, 8 Bandara Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik. Ini Daftar Lengkapnya

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang kembali meningkat telah memicu kekhawatiran besar di sektor penerbangan nasional. Imbas dari sebaran abu vulkanik yang membumbung tinggi ke atmosfer, sebanyak delapan bandara dilaporkan harus melakukan penutupan sementara operasionalnya. Langkah drastis ini diambil sebagai bagian dari prosedur keselamatan penerbangan guna menghindari risiko kecelakaan akibat paparan abu vulkanik.

Hingga saat ini, otoritas penerbangan terus memantau pergerakan awan abu yang dipicu oleh erupsi tersebut. Penutupan ini tidak hanya berdampak pada jadwal penerbangan domestik, tetapi juga berpotensi mengganggu konektivitas udara di wilayah yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung oleh sebaran material vulkanik tersebut.

Ancaman Abu Vulkanik terhadap Keselamatan Penerbangan

Keputusan untuk menutup bandara bukanlah perkara mudah, mengingat mobilitas penumpang dan logistik melalui jalur udara sangatlah tinggi. Namun, keselamatan nyawa manusia tetap menjadi prioritas utama di atas kepentingan ekonomi dan transportasi. Abu vulkanik bukanlah sekadar debu biasa; ia terdiri dari partikel kecil batuan, kristal, dan kaca vulkanik yang sangat abrasif.

Ketika sebuah pesawat terbang melalui awan abu vulkanik, terdapat beberapa risiko fatal yang mengintai kru maupun penumpang. Partikel-partikel ini memiliki karakteristik yang sangat berbahaya bagi mesin jet pesawat terbang.

Mengapa Mesin Pesawat Rentan terhadap Abu Vulkanik?

Secara teknis, mesin turbin pesawat bekerja dengan cara menghisap udara dalam jumlah besar untuk proses pembakaran. Masalah muncul ketika partikel abu vulkanik ikut terhisap masuk ke dalam mesin. Partikel abu ini memiliki suhu titik leleh yang lebih rendah dibandingkan dengan suhu di dalam ruang bakar (combustion chamber) mesin jet.

Saat partikel tersebut masuk ke ruang bakar, mereka akan mencair dan kemudian membeku kembali di bilah-bilah turbin (turbine blades). Fenomena ini dapat menyebabkan kerusakan mekanis yang serius, penyumbatan aliran udara, hingga kegagalan mesin secara total (engine flameout) saat pesawat sedang berada di ketinggian jelajah. Selain masalah mesin, abu vulkanik juga dapat mengganggu jarak pandang pilot (visibility) dan merusak kaca kokpit (windshield), sehingga membahayakan navigasi saat lepas landas maupun mendarat.

Daftar 8 Bandara yang Ditutup Sementara

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari otoritas terkait, berikut adalah daftar delapan bandara yang mengalami penutupan operasional sementara akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau:

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Jakarta): Mengalami penyesuaian jadwal akibat adanya potensi sebaran abu di jalur lintasan udara tertentu.

Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali): Terkena dampak sirkulasi angin yang membawa partikel abu ke arah wilayah selatan.