DWJ Manajement - PORTAL

Ada Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung, Zulhas: Kita Tertibkan

Oleh: DWJ-Manajement 12 Aug 2026
Ada Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung, Zulhas: Kita Tertibkan

Berikut adalah beberapa alasan mengapa pemilihan lokasi yang strategis sangat menentukan keberhasilan program ini:

Efisiensi Biaya Logistik: Lokasi yang mudah dijangkau oleh kendaraan pengangkut akan menekan biaya transportasi. Biaya logistik yang rendah akan menjaga harga pangan tetap stabil di tingkat konsumen dan memberikan harga jual yang layak bagi petani.

Kemudahan Distribusi Input Pertanian: Koperasi harus mampu mendistribusikan pupuk, benih, dan alat pertanian dengan cepat. Jika lokasi berada di pegunungan terpencil, keterlambatan distribusi dapat mengganggu siklus tanam petani.

Monitoring dan Pengawasan: Dengan lokasi yang aksesibel, pemerintah dan pengelola pusat dapat melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan tata kelola koperasi berjalan transparan dan profesional.

Keterlibatan Anggota: Koperasi membutuhkan partisipasi aktif anggota. Lokasi yang sulit dijangkau akan menyulitkan masyarakat desa untuk berinteraksi, melakukan transaksi, atau mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas di koperasi.

Risiko Pembangunan yang Tidak Terencana

Jika pemerintah tetap memaksakan pembangunan di lokasi yang tidak ideal, terdapat risiko besar berupa "proyek mangkrak" atau bangunan yang hanya menjadi monumen tanpa fungsi ekonomi. Dalam konteks anggaran negara, pembangunan yang tidak efektif merupakan bentuk pemborosan yang harus dihindari. Oleh karena itu, langkah evaluasi yang diambil oleh Menko Pangan dianggap sebagai langkah preventif yang sangat diperlukan.

Strategi "Penertiban" dan Optimalisasi Program

Langkah "penertiban" yang dicanangkan oleh Zulhas akan melibatkan koordinasi lintas sektoral. Kementerian Koordinator Bidang Pangan akan bekerja sama dengan kementerian terkait, pemerintah daerah, serta perangkat desa untuk melakukan pemetaan ulang (re-mapping) terhadap titik-titik yang dianggap bermasalah.

Ada beberapa strategi yang kemungkinan besar akan diterapkan dalam proses penertiban ini:

1. Re-mapping Berbasis Data Spasial