DWJ Manajement - PORTAL

Aksi Jual Asing Rp1,97 T di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak Dibuang

Oleh: DWJ-Manajement • 20 Oct 2026
Aksi Jual Asing Rp1,97 T di Sesi I, Saham BCA Paling Banyak Dibuang

Investor Asing Jual Saham Rp1,97 Triliun, IHSG Tetap Menguat di Sesi I

Meski sektor perbankan mengalami tekanan jual besar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau.

IHSG Tancap Gas di Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang impresif pada perdagangan sesi I hari ini. Indeks berhasil ditutup menguat tajam sebesar 4,16 persen.

Pada penutupan sesi tersebut, IHSG bergerak stabil di level 5.204,63. Kenaikan ini memberikan sinyal optimisme di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

Aksi Jual Masif Investor Asing

Di balik penguatan indeks, terdapat arus modal keluar yang cukup signifikan dari pasar modal Indonesia. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp1,97 triliun.

Berikut adalah poin-poin utama pergerakan pasar pada sesi I:

Net Sell Asing: Rp1,97 Triliun

Kenaikan IHSG: 4,16%

Level IHSG: 5.204,63

Sektor Perbankan Menjadi Sasaran Utama

Tekanan jual dari investor asing ini terpantau paling berat menghantam sektor perbankan. Hal ini menyebabkan beberapa saham berkapitalisasi besar mengalami tekanan distribusi.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat sebagai saham yang paling banyak dibuang oleh investor asing. Fenomena ini menarik perhatian para pelaku pasar karena peran krusial BCA sebagai penggerak indeks.

Meskipun terjadi aksi jual di sektor perbankan, kekuatan beli domestik mampu menopang indeks sehingga tetap mampu mencatatkan penguatan yang signifikan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, perdagangan sesi I menunjukkan kontradiksi antara arah indeks dan aliran modal asing. Meskipun investor asing melakukan aksi jual masif sebesar Rp1,97 triliun—terutama pada saham BCA—IHSG tetap berhasil menguat ke level 5.204,63 berkat daya tahan pasar domestik.

Menampilkan Seluruh Artikel