DWJ Manajement - PORTAL

Angga Raka Kenang Sejarah Telekomunikasi RI di Hari Bhakti Postel

Oleh: DWJ-Manajement • 27 Sep 2026
Angga Raka Kenang Sejarah Telekomunikasi RI di Hari Bhakti Postel

Transformasi ini menunjukkan bahwa telekomunikasi adalah urat nadi kehidupan bangsa. Tanpa konektivitas yang stabil, pertumbuhan ekonomi digital akan terhambat, dan kesenjangan sosial akan semakin lebar.

Kedaulatan Digital: Harga Mati di Era Globalisasi

Satu poin krusial yang disampaikan oleh Wamenkomdigi adalah mengenai kedaulatan digital. Di tengah ketergantungan pada teknologi dan platform global, Indonesia dituntut untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pemain aktif dalam ekosistem digital dunia.

Kedaulatan digital mencakup beberapa aspek penting yang harus diperkuat oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan:

1. Penguasaan Infrastruktur Fisik dan Virtual

Infrastruktur digital seperti kabel laut, menara BTS, hingga pusat data (data center) merupakan aset strategis negara. Memiliki kontrol atas infrastruktur ini berarti memiliki kontrol atas arus data nasional yang menjadi bahan bakar utama ekonomi modern.

2. Keamanan Siber dan Perlindungan Data

Kedaulatan tidak akan tercapai tanpa keamanan. Perlindungan terhadap data pribadi warga negara dan data strategis pemerintah dari serangan siber adalah prioritas utama. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat regulasi dan sistem pertahanan siber nasional.

3. Kemandirian Teknologi

Pemerintah mendorong adanya inovasi lokal agar ketergantungan terhadap vendor teknologi asing dapat dikurangi secara bertahap. Pengembangan talenta digital lokal menjadi kunci agar Indonesia mampu menciptakan solusi teknologi yang relevan dengan karakteristik kebutuhan dalam negeri.

Infrastruktur sebagai Fondasi Utama Ekonomi Digital

Angga Raka menegaskan bahwa penguatan infrastruktur digital adalah kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan infrastruktur yang merata, pelaku UMKM di pelosok daerah dapat mengakses pasar global dengan mudah, pendidikan jarak jauh dapat menjangkau wilayah terpencil, dan layanan kesehatan digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital terus berupaya mempercepat pemerataan akses internet, terutama di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa digitalisasi tidak menciptakan "digital divide" atau jurang digital yang baru antara penduduk perkotaan dan pedesaan.