Penurunan target pertumbuhan ini dipicu oleh tingginya volatilitas di pasar modal, khususnya pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Fluktuasi yang tajam di bursa efek menciptakan ketidakpastian bagi pengelolaan aset industri.
Beberapa faktor utama yang memengaruhi kondisi ini antara lain:
Ketidakstabilan pergerakan IHSG yang berdampak langsung pada nilai investasi.
Risiko penurunan nilai aset yang dikelola oleh perusahaan asuransi.
Sentimen pasar global yang memengaruhi arus modal di pasar domestik.