DWJ Manajement - PORTAL

Asing Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Mulai Bangkit

Oleh: DWJ-Manajement 24 Aug 2026
Asing Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Mulai Bangkit

IHSG Menanjak, Investor Asing Diam-diam Serok 10 Saham Ini di Tengah Arus Modal Masuk Rp 2,23 Triliun

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang signifikan setelah sempat mengalami fase konsolidasi. Di tengah optimisme pasar yang mulai kembali menghangat, investor asing secara agresif melakukan akumulasi pada sejumlah saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data transaksi terbaru, arus modal asing atau foreign flow mencatatkan angka yang sangat impresif. Tercatat, investor asing melakukan net buy atau beli bersih senilai Rp 2,23 triliun selama periode perdagangan 18 hingga 21 Agustus 2026. Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan investor global terhadap fundamental ekonomi Indonesia tengah berada di level yang positif.

Aksi borong saham ini tidak terjadi secara merata di seluruh sektor. Para pemain besar dari mancanegara terlihat sangat terfokus pada sektor-sektor yang dianggap sebagai tulang punggung ekonomi nasional, yakni sektor perbankan dan sektor komoditas. Langkah ini diduga kuat merupakan strategi untuk memanfaatkan momentum pemulihan indeks yang mulai menunjukkan arah bullish.

Dominasi Sektor Perbankan Sebagai Penggerak Utama IHSG

Sektor keuangan, khususnya perbankan, kembali membuktikan perannya sebagai "jangkar" bagi pergerakan IHSG. Sebagian besar dari total aliran modal asing sebesar Rp 2,23 triliun tersebut mengalir ke saham-saham berkapitalisasi besar atau blue chip di industri perbankan. Ada beberapa alasan mengapa investor asing begitu agresif menyapu bersih saham perbankan dalam sepekan terakhir.

Pertama, stabilitas profitabilitas perbankan Indonesia yang tetap terjaga meski di tengah dinamika ekonomi global. Perbankan di Indonesia dikenal memiliki margin bunga bersih (Net Interest Margin atau NIM) yang relatif tinggi dibandingkan negara berkembang lainnya. Hal ini membuat saham perbankan menjadi aset yang sangat menarik bagi investor institusi global yang mencari pertumbuhan jangka panjang yang stabil.

Kedua, faktor kebijakan moneter yang mulai memberikan kepastian. Dengan proyeksi suku bunga yang mulai stabil, bank-bank besar di Indonesia diprediksi mampu mengelola portofolio kredit mereka dengan lebih efisien. Hal ini memicu ekspektasi akan pembagian dividen yang besar, yang tentunya menjadi magnet bagi aliran dana asing.

Selain perbankan, sektor komoditas juga tidak ketinggalan mendapatkan porsi perhatian yang besar. Kenaikan harga beberapa komoditas energi dan mineral di pasar global memberikan sentimen positif bagi emiten-emiten di sektor ini. Investor asing melihat peluang untuk melakukan capital gain melalui saham-saham komoditas yang harganya masih dianggap undervalued namun memiliki prospek permintaan yang tinggi.

Daftar 10 Saham yang Menjadi Incaran Investor Asing

Berdasarkan data pantauan pasar, berikut adalah daftar 10 saham yang mengalami akumulasi masif oleh investor asing selama periode 18-21 Agustus 2026. Saham-saham ini mencakup dominasi sektor perbankan dan komoditas:

BBCA (PT Bank Central Asia Tbk): Menjadi primadona utama dengan volume beli asing yang paling konsisten.