DWJ Manajement - PORTAL

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Melejit

Oleh: DWJ-Manajement 28 Aug 2026
Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Melejit

Fluktuasi harga komoditas global juga turut memberikan warna pada pergerakan saham-saham energi. Meskipun sempat mengalami tekanan, beberapa saham energi terpilih justru mengalami akumulasi karena dipandang masih memiliki valuasi yang menarik (undervalued).

Strategi Menghadapi Volatilitas Pasar ke Depan

Meskipun kenaikan IHSG sebesar 1,81% adalah kabar baik, investor tetap harus waspada. Pasar yang naik terlalu cepat sering kali diikuti oleh aksi ambil untung (profit taking) yang dapat menyebabkan koreksi teknis. Berikut adalah beberapa tips bagi investor dalam menghadapi situasi ini:

Gunakan Teknik Buy on Weakness: Alih-alih mengejar harga yang sudah naik tinggi (chasing the rally), lebih bijak untuk menunggu harga mengalami koreksi sehat ke area support sebelum masuk kembali.

Perhatikan Arus Dana Asing (Foreign Flow): Pantau apakah net sell asing mulai berubah menjadi net buy. Perubahan arah aliran dana asing sering kali menjadi sinyal awal dimulainya tren bullish baru yang lebih kuat.

Diversifikasi Portofolio: Jangan menaruh seluruh modal pada satu sektor saja. Manfaatkan keberagaman saham yang sedang menguat untuk meminimalisir risiko jika salah satu sektor mengalami tekanan.

Manajemen Risiko: Tetapkan level stop loss yang disiplin untuk melindungi modal Anda dari volatilitas pasar yang tidak terduga.

Kesimpulan

Kenaikan IHSG ke level 6.521,75 merupakan sinyal positif yang menunjukkan kekuatan fundamental pasar modal Indonesia, terutama didorong oleh optimisme investor domestik. Fenomena asing yang melakukan selective buying pada sejumlah saham unggulan di tengah aksi net sell agregat menunjukkan bahwa investor global masih melihat potensi pertumbuhan jangka panjang di perusahaan-perusahaan terbaik Indonesia.

Bagi investor, kunci utama saat ini adalah tetap jeli dalam melihat peluang di tengah sektor-sektor yang sedang bergerak, namun tetap waspada terhadap potensi koreksi teknis. Pantau terus pergerakan 10 saham unggulan tersebut sebagai indikator arah tren pasar ke depan.