```html
IHSG Anjlok 1,51 Persen, Investor Asing Catat Net Sell Rp 1,13 Triliun: Ini 10 Saham yang Malah 'Diserok"
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan volatilitas tinggi di penghujung bulan September. Pada perdagangan Senin, 28 September 2026, pasar modal Indonesia dihantam tekanan jual yang cukup masif, mengakibatkan indeks merosot tajam sebesar 1,51 persen secara day-on-day.
Kondisi ini memperpanjang tren koreksi yang tengah terjadi di pasar saham domestik. Tidak hanya tertekan oleh sentimen pasar global, IHSG juga menghadapi gelombang aksi jual dari investor asing. Berdasarkan data transaksi pasar, investor asing mencatatkan nilai penjualan bersih atau net sell yang cukup fantastis, mencapai angka Rp 1,13 triliun.
Fenomena Anomali: IHSG Merah, Tapi Asing Borong Saham Tertentu
Meski secara agregat aliran dana asing keluar dari pasar saham Indonesia (outflow), terdapat fenomena menarik yang terjadi di lantai bursa. Di tengah kepanikan pasar yang membuat indeks terbenam, para investor asing justru menunjukkan strategi "buy on weakness" atau membeli saat harga sedang murah pada sejumlah emiten tertentu.
Para pelaku pasar melihat bahwa penurunan IHSG kali ini lebih bersifat koreksi teknikal dan dipicu oleh sentimen makroekonomi global, bukan karena fundamental ekonomi nasional yang memburuk secara struktural. Hal inilah yang mendorong investor institusi asing untuk melakukan akumulasi pada 10 saham pilihan yang dianggap memiliki valuasi menarik dan fundamental yang masih kokoh.
Aksi "serok" atau akumulasi ini dilakukan secara selektif. Alih-alih masuk ke seluruh sektor, dana asing lebih terfokus pada saham-saham blue chip dan sektor-sektor yang memiliki daya tahan tinggi terhadap fluktuasi suku bunga serta ketidakpastian ekonomi global.
Daftar Sektor dan Karakteristik 10 Saham yang Diincar Asing
Meskipun terjadi tekanan jual yang besar, akumulasi asing terkonsentrasi pada kelompok saham yang memiliki likuiditas tinggi. Berdasarkan pantauan pergerakan arus kas, berikut adalah karakteristik dan sektor dari 10 saham yang menjadi target akumulasi investor asing saat IHSG anjlok: