DWJ Manajement - PORTAL

Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Oleh: DWJ-Manajement 30 Jul 2026
Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Investor Asing Catat Net Buy Rp46,91 Miliar

Salah satu poin paling menarik dalam perdagangan sesi I ini adalah aliran dana asing. Investor asing terpantau melakukan aksi beli bersih atau net buy dengan nilai mencapai Rp46,91 miliar. Masuknya modal asing ini menjadi indikator penting bahwa kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia masih cukup tinggi.

Aksi beli asing ini tidak tersebar secara merata, melainkan terpusat pada saham-saham unggulan yang memiliki likuiditas tinggi. Dengan adanya net buy sebesar itu, diharapkan IHSG mampu mempertahankan momentum penguatannya hingga penutupan sesi II nanti.

Dalam daftar saham yang diborong oleh investor asing, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan diri sebagai saham yang paling banyak dikejar. Sebagai saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI, pergerakan BBCA hampir selalu menjadi barometer bagi kesehatan IHSG. Keberhasilan BBCA menarik minat beli asing memberikan dorongan psikologis bagi investor ritel untuk turut masuk ke pasar.

Daftar Saham yang Menjadi Incaran Asing

Meskipun data bergerak dinamis, terlihat pola bahwa asing lebih memilih untuk menempatkan dana mereka pada saham-saham dengan fundamental kuat dan volatilitas yang terukur. Berikut adalah beberapa poin utama terkait komposisi belanja asing di sesi I:

BBCA (Bank Central Asia Tbk): Menempati posisi teratas sebagai saham dengan nilai transaksi beli asing tertinggi.

Sektor Perbankan Lainnya: Selain BBCA, beberapa saham perbankan besar lainnya juga ikut mengalami akumulasi beli, meskipun dalam skala yang lebih kecil.

Saham Blue-Chip: Fokus investor asing tetap tertuju pada saham-saham yang masuk dalam indeks LQ45 guna menjaga stabilitas portofolio mereka.

Aksi akumulasi pada saham BBCA ini menunjukkan bahwa investor asing melihat adanya potensi kenaikan harga jangka menengah hingga panjang, atau setidaknya melihat BBCA sebagai instrumen yang aman untuk memarkir dana di tengah ketidakpastian ekonomi global.