DWJ Manajement - PORTAL

ATSI Respons Gugatan Nomor HP Tetap Meski Ganti Operator di MK

Oleh: DWJ-Manajement • 29 Sep 2026
ATSI Respons Gugatan Nomor HP Tetap Meski Ganti Operator di MK

Pihak ATSI menegaskan bahwa pandangan masyarakat yang menganggap MNP hanya sebatas "ganti kartu SIM" adalah sebuah kekeliruan besar. Di balik kemudahan yang dirasakan pengguna, terdapat proses sinkronisasi data raksasa yang harus berjalan secara real-time dan tanpa celah kesalahan.

Implementasi MNP menuntut adanya integrasi sistem antara operator lama (donor) dan operator baru (penerima). Jika terjadi kesalahan dalam proses perpindahan ini, dampaknya tidak hanya pada gangguan layanan, tetapi juga pada aspek legalitas identitas pelanggan yang terhubung dengan nomor tersebut.

Tantangan Teknis yang Kompleks

Ada beberapa alasan fundamental mengapa ATSI memprediksi bahwa proses ini membutuhkan waktu yang lama dan perubahan sistem yang masif:

Interoperabilitas Sistem: Setiap operator seluler memiliki arsitektur jaringan dan sistem manajemen basis data yang berbeda. Menyatukan sistem ini agar bisa berkomunikasi secara mulus saat proses perpindahan nomor adalah tantangan teknis terbesar.

Sinkronisasi Database Real-Time: Saat nomor dipindahkan, seluruh informasi terkait profil pelanggan, saldo, paket data, hingga riwayat penagihan harus berpindah atau terputus secara presisi tanpa menyebabkan error pada sistem billing.

Keamanan dan Pencegahan Fraud: MNP membuka celah keamanan baru. Tanpa protokol keamanan yang sangat ketat, risiko pencurian identitas atau pengambilalihan nomor secara ilegal (SIM Swap fraud) dapat meningkat drastis.

Infrastruktur Core Network: Perubahan ini memerlukan perombakan pada lapisan core network di masing-masing provider untuk mengakomodasi protokol penanganan nomor yang berpindah-pindah.