Tahap Negosiasi: Perusahaan teknologi wajib duduk bersama dengan perwakilan perusahaan media untuk merundingkan nilai kompensasi atas penggunaan konten berita.
Tahap Intervensi Pemerintah: Jika dalam jangka waktu tertentu kedua belah pihak tidak mencapai mufakat, mekanisme arbitrase akan diaktifkan.
Keputusan Arbitrase: Seorang arbiter independen yang ditunjuk akan meninjau nilai pasar dan menentukan jumlah yang harus dibayarkan oleh perusahaan teknologi kepada media.
Kepatuhan Hukum: Keputusan arbiter bersifat mengikat secara hukum, dan kegagalan untuk membayar akan berujung pada sanksi finansial yang sangat berat.
Pendekatan ini memastikan bahwa perusahaan teknologi tidak memiliki pilihan untuk mengabaikan kepentingan media lokal. Mereka dipaksa untuk mengakui nilai ekonomi dari konten jurnalisme yang menjadi basis dari layanan mereka.
Reaksi Sengit dari Raksasa Teknologi
Keputusan Australia ini memicu reaksi keras dari Silicon Valley. Meta dan Google, yang selama ini memegang kendali dominan dalam ekosistem internet, menyatakan kekhawatiran mereka terhadap dampak jangka panjang dari aturan ini. Beberapa argumen yang dilontarkan oleh pihak perusahaan teknologi antara lain:
Potensi Pembatasan Akses Berita: Perusahaan teknologi memperingatkan bahwa jika beban biaya menjadi terlalu tinggi, mereka mungkin akan memilih untuk membatasi atau bahkan menghentikan penampilan tautan berita di platform mereka.
Gangguan pada Ekosistem Informasi: Mereka berargumen bahwa kebijakan ini dapat mengganggu cara pengguna menemukan informasi secara gratis dan cepat.
Ketidakpastian Regulasi: Perusahaan teknologi mengklaim bahwa aturan yang bersifat memaksa seperti ini menciptakan iklim bisnis yang tidak stabil bagi inovasi digital.