DWJ Manajement - PORTAL

Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Jet Komersial

Oleh: DWJ-Manajement 14 Aug 2026
Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Jet Komersial

Kabar Gembira bagi Warga Bandung! Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Jet Komersial per Agustus 2026

BANDUNG – Angin segar berhembus bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya warga Bandung dan sekitarnya. Setelah sekian lama hanya melayani pesawat jenis turboprop atau baling-baling, Bandara Husein Sastranegara (BDO) dipastikan akan kembali menjadi pintu masuk udara bagi pesawat jet komersial.

Keputusan strategis ini menandai babak baru dalam sejarah penerbangan di Kota Bandung. Mulai 14 Agustus 2026, maskapai nasional Garuda Indonesia bersama anak perusahaannya, Citilink, dijadwalkan kembali mengoperasikan armada jet mereka untuk melayani rute-rute domestik dari Bandara Husein Sastranegara.

Kembalinya Armada Jet: Momentum Kebangkitan Konektivitas Bandung

Kembalinya layanan jet komersial di Husein Sastranegara merupakan langkah besar untuk memperkuat konektivitas udara di wilayah Jawa Barat. Selama beberapa tahun terakhir, operasional jet di bandara ini sempat dibatasi, di mana sebagian besar penerbangan komersial dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Kebijakan tersebut sebelumnya diambil karena pertimbangan teknis, kapasitas landasan pacu, hingga alasan keamanan mengingat lokasi bandara yang berada di tengah pemukiman padat penduduk.

Namun, berdasarkan hasil evaluasi mendalam terkait kesiapan infrastruktur dan aspek keselamatan penerbangan, otoritas terkait memutuskan untuk membuka kembali akses bagi pesawat jet. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih bagi penumpang yang menginginkan kecepatan dan kenyamanan akses langsung menuju pusat kota Bandung tanpa harus menempuh perjalanan darat yang cukup jauh menuju Kertajati.

Dua maskapai besar yang akan menjadi pionir dalam pengoperasian kembali layanan ini adalah:

Garuda Indonesia: Sebagai maskapai layanan penuh (full service), kehadiran Garuda diharapkan mampu memenuhi kebutuhan penumpang segmen bisnis dan premium yang mengutamakan kenyamanan ekstra.

Citilink: Sebagai maskapai berbiaya rendah (low-cost carrier), Citilink akan memberikan opsi penerbangan yang lebih ekonomis bagi wisatawan maupun masyarakat umum.