Dampak Signifikan terhadap Sektor Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Kembalinya layanan jet di Husein Sastranegara diprediksi akan memberikan efek domino yang positif terhadap perekonomian Jawa Barat. Bandung, yang selama ini dikenal sebagai magnet pariwisata dan pusat industri kreatif, akan mendapatkan kemudahan akses yang sangat vital bagi para pelaku bisnis maupun wisatawan domestik dan mancanegara.
Dengan adanya pesawat jet, kapasitas angkut penumpang (passenger capacity) per penerbangan akan meningkat drastis dibandingkan menggunakan pesawat baling-baling (ATR). Hal ini secara otomatis akan meningkatkan arus kunjungan orang ke Bandung. Sektor-sektor yang diyakini akan merasakan dampak langsung antara lain:
Sektor Perhotelan: Peningkatan okupansi hotel di pusat kota Bandung seiring dengan kemudahan aksesibilitas.
Sektor Kuliner dan UMKM: Meningkatnya daya beli wisatawan yang berkunjung ke Bandung akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan usaha mikro.
Sektor Bisnis: Kemudahan mobilitas bagi para eksekutif untuk melakukan perjalanan dinas ke Bandung tanpa hambatan logistik yang lama.
Transportasi Lokal: Meningkatnya permintaan jasa transportasi dari bandara menuju berbagai titik wisata di Bandung Raya.
Sinergi Antara Bandara Husein Sastranegara dan BIJB Kertajati
Munculnya kembali layanan jet di Husein Sastranegara tidak serta merta meniadakan peran Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Pemerintah dan otoritas penerbangan tetap memandang kedua bandara ini sebagai instrumen yang saling melengkapi (complementary) dalam ekosistem penerbangan di Jawa Barat.