DWJ Manajement - PORTAL

Bandara Wunopito NTT Ditutup Imbas Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

Oleh: DWJ-Manajement 24 Sep 2026
Bandara Wunopito NTT Ditutup Imbas Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

Imbauan Bagi Masyarakat dan Pelancong

Menyikapi situasi darurat ini, pemerintah daerah dan otoritas terkait mengeluarkan beberapa imbauan penting bagi masyarakat di sekitar kaki gunung maupun para pelancong yang sedang berada di wilayah Nusa Tenggara Timur:

Gunakan Masker: Bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik, sangat disarankan menggunakan masker untuk melindungi pernapasan dari partikel halus yang berbahaya bagi kesehatan paru-paru.

Hindari Area Terlarang: Masyarakat diminta untuk tidak mendekati radius bahaya yang telah ditetapkan oleh PVMBG guna menghindari ancaman awan panas atau lontaran batu vulkanik.

Pantau Informasi Resmi: Jangan mudah percaya pada berita hoaks yang beredar di media sosial mengenai skala erupsi. Selalu rujuk pada informasi dari PVMBG, BMKG, dan otoritas bandara.

Persiapkan Rencana Perjalanan Alternatif: Bagi pelaku usaha pariwisata atau individu yang berencana melakukan perjalanan, disarankan untuk mempertimbangkan moda transportasi lain atau menunda perjalanan hingga situasi dinyatakan kondusif.

Koordinasi antarlembaga, mulai dari BPBD, Basarnas, hingga Kementerian Perhubungan, terus diperkuat untuk memastikan mitigasi bencana berjalan maksimal dan dampak sosial-ekonomi dari penutupan bandara dapat diminimalisir.

Kesimpulan

Penutupan sementara Bandara Wunopito akibat abu vulkanik Gunung Lewotolok pada 24-25 September 2026 adalah langkah krusial yang tidak dapat ditawar demi mengutamakan keselamatan nyawa manusia. Meskipun menyebabkan gangguan pada mobilitas dan logistik, risiko kerusakan mesin pesawat dan kecelakaan penerbangan akibat abu vulkanik jauh lebih berbahaya.

Masyarakat dan penumpang diharapkan tetap tenang, selalu memperbarui informasi melalui sumber resmi, serta mengikuti protokol keselamatan yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang. Pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Lewotolok akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal dan jalur udara dinyatakan aman untuk dilalui.