Ringankan Beban Korban Gempa NTT, Pemerintah Kucurkan Bantuan Pangan Senilai Rp 75 Miliar
KUPANG, NEWS - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons dampak bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai bentuk kepedulian dan upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah terdampak, pemerintah telah menyiapkan bantuan pangan dalam skala besar dengan nilai mencapai Rp 75 miliar.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan warga yang kehilangan akses pangan akibat bencana dapat segera mendapatkan asupan nutrisi yang layak. Bantuan ini menjadi salah satu pilar utama dalam upaya pemulihan pascabencana, mengingat stabilitas kebutuhan pokok adalah fondasi pertama bagi masyarakat untuk bisa bangkit dari situasi darurat.
Penyaluran 5.386 Ton Beras ke Empat Kabupaten Terdampak
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun, bantuan pangan yang dikucurkan kali ini difokuskan pada komoditas beras. Sebanyak 5.386 ton beras telah disiapkan untuk didistribusikan secara bertahap ke wilayah-wilayah yang paling terdampak oleh guncangan gempa.
Target distribusi bantuan ini mencakup empat kabupaten utama yang mengalami dampak paling signifikan. Fokus pada empat kabupaten ini dilakukan agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan tidak terjadi penumpukan logistik di satu titik saja. Penentuan lokasi ini telah melalui proses verifikasi data warga terdampak untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
Adapun rincian utama dari bantuan pangan ini meliputi:
Total Nilai Bantuan: Rp 75 Miliar.
Volume Komoditas: 5.386 Ton Beras.
Cakupan Wilayah: Empat kabupaten terdampak gempa di NTT.