DWJ Manajement - PORTAL

Baru Akuisisi VISI, Raffi-Nagita Langsung Jual Aset Rp75 Miliar

Oleh: DWJ-Manajement 06 Jul 2026
Baru Akuisisi VISI, Raffi-Nagita Langsung Jual Aset Rp75 Miliar

Potensi Sinergi Ekosistem: Adanya kemungkinan penggabungan kekuatan antara jaringan media dan pengaruh publik Raffi-Nagita dengan lini bisnis yang dijalankan VISI.

Akses ke Pasar Modal: Status VISI sebagai perusahaan terbuka (Tbk) memudahkan akses pendanaan dan memberikan transparansi yang dibutuhkan untuk ekspansi skala besar.

Pemanfaatan Infrastruktur yang Ada: Membeli perusahaan yang sudah berjalan jauh lebih cepat daripada membangun dari nol, terutama dalam hal perizinan dan infrastruktur operasional.

Langkah Berani: Divestasi Aset Senilai Rp75 Miliar

Sesaat setelah resmi menjadi pengendali, manajemen baru langsung bergerak cepat dengan melakukan penjualan aset yang bernilai fantastis, yakni mencapai Rp75 miliar. Dalam dunia korporasi, tindakan ini sering disebut sebagai divestasi atau pelepasan aset non-inti.

Langkah ini tergolong unik karena dilakukan segera setelah akuisisi. Biasanya, investor baru akan mencoba melakukan konsolidasi terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan besar. Namun, kecepatan eksekusi dari pihak Raffi dan Nagita menunjukkan adanya rencana jangka pendek yang sudah sangat matang dan terhitung secara matematis.

Analisis Strategi di Balik Penjualan Aset

Para ahli keuangan menilai bahwa penjualan aset senilai Rp75 miliar ini bukan merupakan tanda kesulitan keuangan, melainkan sebuah langkah "pembersihan" portofolio. Ada beberapa alasan teknis mengapa sebuah perusahaan melakukan langkah ini setelah akuisisi:

Pertama, Peningkatan Likuiditas. Dengan mendapatkan dana segar sebesar Rp75 miliar, perusahaan akan memiliki arus kas (cash flow) yang sangat kuat untuk mendanai proyek-proyek baru yang lebih menguntungkan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada utang bank.