Jika Anda sering melakukan hal ini, Anda mungkin akan menyadari bahwa dalam beberapa bulan, baterai ponsel Anda tidak lagi mampu bertahan seharian penuh seperti saat baru dibeli. Inilah yang sering disebut oleh pengguna sebagai penurunan battery health.
3. Risiko Kerusakan pada Port Pengisian Daya
Selain masalah internal, penggunaan ponsel saat dicas juga memberikan beban fisik pada port pengisian daya (charging port). Saat menggunakan ponsel, kita cenderung menggerakkan kabel atau menggoyangkan ponsel. Gerakan yang tidak disengaja ini dapat menyebabkan tekanan pada konektor di dalam port, yang jika dilakukan secara repetitif, dapat menyebabkan koneksi longgar atau bahkan kerusakan permanen pada port pengisian daya.
Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Risiko
Perlu dipahami bahwa tidak semua aktivitas saat mengecas memiliki tingkat risiko yang sama. Ada beberapa faktor yang menentukan seberapa besar dampak buruk yang akan diterima oleh ponsel Anda:
Intensitas Aktivitas: Menggunakan ponsel hanya untuk membalas pesan singkat melalui WhatsApp saat dicas memiliki risiko yang relatif rendah dibandingkan dengan bermain game berat seperti Mobile Legends atau Genskat saat pengisian daya berlangsung.
Kualitas Charger: Penggunaan adaptor dan kabel charger original atau merek pihak ketiga yang bersertifikat jauh lebih aman dibandingkan menggunakan charger murah yang tidak standar. Charger berkualitas memiliki manajemen daya yang baik untuk mencegah arus berlebih.
Fitur Fast Charging: Teknologi pengisian daya cepat (fast charging) memang sangat membantu, namun teknologi ini juga menghasilkan panas yang lebih tinggi selama proses pengisian berlangsung. Menggunakannya sambil melakukan aktivitas berat akan melipatgandakan suhu panas yang dihasilkan.
Suhu Lingkungan: Mengisi daya di ruangan ber-AC tentu lebih aman daripada mengisi daya di bawah terik matahari atau di ruangan yang sirkulasi udaranya buruk.
Tips Aman Menggunakan Ponsel Agar Tetap Awet