Sinkronisasi Kebijakan: Memastikan arah kebijakan suku bunga sejalan dengan strategi belanja pemerintah untuk menstimulus sektor-sektor strategis.
Penguatan Sektor Riil: Pemerintah perlu mendorong investasi pada infrastruktur dan pengembangan UMKM, sementara BI memastikan likuiditas di perbankan tetap tersedia secara cukup dan efisien.
Pengelolaan Cadangan Devisa: Kerja sama dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional dari guncangan eksternal melalui pengelolaan cadangan devisa dan kebijakan nilai tukar yang terukur.
Tantangan Global yang Kian Kompleks
Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi ekonomi global saat ini sangat menantang. Kebijakan moneter ketat di negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, telah menciptakan tekanan terhadap mata uang negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Ketegangan geopolitik di berbagai belahan dunia juga berpotensi mengganggu rantai pasok global, yang dapat memicu inflasi dari sisi penawaran (supply shock).
Dalam situasi seperti ini, langkah BI untuk tetap konservatif dalam menjaga stabilitas dianggap sebagai langkah yang paling rasional. Destry menekankan bahwa menjaga agar "rumah" (ekonomi nasional) tetap stabil adalah prioritas utama sebelum mencoba untuk "memperluas ruangan" (meningkatkan pertumbuhan).
Kesimpulan
Tuduhan bahwa Bank Indonesia tidak acuh terhadap pertumbuhan ekonomi merupakan sebuah miskonsepsi terhadap cara kerja kebijakan moneter yang kompleks. Melalui penjelasan Gubernur Destry Damayanti, dapat disimpulkan bahwa BI tidak mengabaikan pertumbuhan, melainkan sedang membangun fondasi yang kuat melalui stabilitas nilai tukar dan pengendalian inflasi.
Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan hanya dapat dicapai jika stabilitas makroekonomi terjaga. Dengan menjaga inflasi tetap rendah dan Rupiah tetap stabil, BI sebenarnya sedang memberikan ruang yang aman bagi sektor riil, investor, dan masyarakat untuk tumbuh tanpa dihantui oleh risiko volatilitas ekonomi yang ekstrem. Sinergi antara kebijakan moneter BI dan kebijakan fiskal Pemerintah akan menjadi kunci utama dalam membawa Indonesia menuju target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan.