DWJ Manajement - PORTAL

Bisakah Erupsi Gunung Api Direkayasa Manusia? Ini Kata Pakar

Oleh: DWJ-Manajement 08 Sep 2026
Bisakah Erupsi Gunung Api Direkayasa Manusia? Ini Kata Pakar

Benarkah Erupsi Gunung Api Bisa Direkayasa Teknologi Manusia? Pakar Beri Penjelasan Tegas

Menepis Teori Konspirasi, Pakar Kebencanaan Tegaskan Erupsi Adalah Fenomena Alam Murni yang Tak Terkendali Teknologi.

Di tengah situasi krisis akibat aktivitas vulkanik yang sering melanda Indonesia, sebuah narasi yang menyesatkan kembali mencuat ke permukaan. Isu mengenai kemungkinan erupsi gunung api yang dipicu atau direkayasa melalui teknologi manusia kini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Hal ini memicu keresahan sekaligus kebingungan di tengah masyarakat yang tengah berupaya melakukan mitigasi bencana.

Menanggapi simpang siur tersebut, para ahli di bidang kebencanaan memberikan pernyataan tegas. Isu mengenai rekayasa teknologi terhadap erupsi gunung api dinilai tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat dan cenderung mengarah pada teori konspirasi yang tidak berdasar. Fenomena erupsi, menurut para pakar, sepenuhnya adalah mekanisme alami bumi yang sangat kompleks.

Penjelasan Pakar: Erupsi Adalah Proses Geologi Alami

Pakar kebencanaan, Daryono, memberikan klarifikasi penting terkait isu yang tengah berkembang ini. Menurutnya, erupsi gunung api yang terjadi di Indonesia—salah satu wilayah dengan aktivitas vulkanik tertinggi di dunia—merupakan bagian dari siklus geologi yang sangat normal dan alami.

Daryono menegaskan bahwa tidak ada teknologi manusia, secanggih apa pun itu, yang memiliki kemampuan untuk memanipulasi tekanan magma di dalam perut bumi atau menggerakkan lempeng tektonik untuk menciptakan erupsi. Erupsi adalah hasil dari akumulasi tekanan gas dan magma di bawah permukaan tanah yang mencapai titik jenuh, sehingga mencari jalan keluar melalui lubang kepundan.

Secara ilmiah, proses ini melibatkan variabel-variabel yang berada di luar jangkauan kendali manusia, antara lain:

Tekanan Magmatik: Tekanan yang dihasilkan oleh magma di dalam kantong magma (magma chamber) sangatlah masif dan berasal dari panas internal bumi.

Pergerakan Lempeng Tektonik: Interaksi antar lempeng bumi, seperti subduksi (penunjaman), adalah penggerak utama aktivitas vulkanik di sepanjang jalur Ring of Fire.

Migrasi Magma: Pergerakan cairan batuan cair dari kedalaman menuju permukaan melibatkan proses kimia dan fisika yang sangat kompleks di bawah lapisan kerak bumi.

Mengapa Rekayasa Teknologi Mustahil Dilakukan?